Rektor UNM Apresiasi Peran Universitas Terbuka Makassar dalam Pendidikan Jarak Jauh

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Universitas Terbuka (UT) Makassar dalam mengembangkan sistem pendidikan terbuka dan pembelajaran jarak jauh. Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan pidato ilmiah dalam acara Wisuda Daerah UT Makassar periode II Tahun 2025, Senin (13/10/2025), di Convention Hall UT Makassar. Acara wisuda yang memasuki hari kedua tersebut dibuka oleh Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM, dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UT, Dr. Maerani Harsasi, SE, M.Si, serta perwakilan pejabat pemerintah seperti Gubernur Sulawesi Selatan, Pangdam, Kapolda, mitra UT, civitas akademika, orang tua wisudawan, dan tamu undangan lainnya. Prof. Karta menyatakan bahwa sejak kepemimpinan Direktur UT Makassar saat ini, gaung UT semakin kuat dan diperhitungkan. Ia menyoroti pentingnya kesadaran dan kemandirian mahasiswa dalam menjalani sistem pembelajaran daring yang dijalankan UT. “Pendidikan jarak jauh memerlukan kesadaran tinggi dari mahasiswa, siapa pun yang berusaha meningkatkan kualitas diri adalah bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya. “Sejak kepemimpinan Direktur UT Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim sekarang, gaung UT Makassar luar biasa. Konsep pendidikan jarak jauh yang dijalankan aut memerlukan kesadaran tinggi dari mahasiswa.” ujar Prof Karta Jayadi. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Karta juga memberikan penghormatan kepada 620 wisudawan UT Makassar yang berhasil menaklukkan tantangan pembelajaran mandiri hingga meraih keberhasilan akademik. “Saya mengapresiasi para wisudawan yang berasal dari berbagai usia dan latar belakang, yang telah membuktikan kapasitas mereka untuk terus berkontribusi dan mengabdi di masyarakat,” katanya. Rektor UNM ini menegaskan bahwa tradisi belajar mandiri menjadi modal utama kesuksesan mahasiswa UT. “Pembelajaran daring tidak mengenal paksaan, melainkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri yang menjadi kunci utama,” tambahnya. Selain itu, Prof. Karta juga menyinggung pentingnya pemanfaatan ilmu yang diperoleh agar tidak berhenti di ruang kelas. “Ilmu jangan hanya disimpan di buku, tapi turunkan di bumi sebagai realitas kehidupan. Orang di sekitar kita harus merasakan manfaatnya,” pesan Rektor UNM itu. Dalam kesempatan itu, Prof. Karta juga menyarankan agar UT terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) guna memastikan jaringan internet dapat diakses secara merata di seluruh daerah. “UT sebagai pelopor pembelajaran daring perlu didukung oleh infrastruktur digital yang kuat. Kami dari UNM siap bersinergi memberikan fasilitas di daerah,” ujarnya. Prof. Karta menutup orasi ilmiahnya dengan ucapan selamat kepada UT Makassar atas pelaksanaan wisuda dan kontribusinya dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat luas. “Kami bangga UT hadir di Sulawesi Selatan. Mahasiswa UT ada di mana-mana, menjadi bukti bahwa pendidikan terbuka mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Walikota Munafri Ajak Lulusan UT Berperan Lewat Makassar Kreatif Hub

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi atas kiprah Universitas Terbuka (UT) Makassar yang hadir sebagai salah satu alternatif pendidikan tinggi berbasis keterbukaan dan fleksibilitas di era digital. Hal itu disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Wisuda Daerah Universitas Terbuka Makassar yang digelar di Convention Hall Universitas Terbuka, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Makassar, Minggu (12/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyebutkan bahwa keberadaan Universitas Terbuka telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Makassar. “Kota Makassar memiliki banyak universitas, tetapi Universitas Terbuka terus mendapatkan perhatian dari masyarakat. Terbukti hampir 50 persen mahasiswanya berasal dari Kota Makassar,” ujarnya. “Ini menunjukkan kepercayaan dan ketertarikan masyarakat terhadap model pembelajaran terbuka yang fleksibel,” tambah Munafri. Menurutnya, lulusan alumni yang ikut wisuda hari ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para orang tua dan keluarga, melainkan juga diharapkan mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kota Makassar. Ia berharap, pendidikan yang ditempuh di Universitas Terbuka dapat mengisi ruang-ruang kosong di berbagai sektor, baik di dunia kerja maupun wirausaha. “Dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa, Kota Makassar tentu memiliki banyak tantangan, sekaligus peluang besar untuk diisi oleh generasi muda yang terdidik dan siap berdaya saing,” tuturnya. Appi menegaskan bahwa posisi strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur membuka peluang besar bagi masyarakat untuk berkembang. Aktivitas ekonomi, arus migrasi, hingga pusat bisnis dari wilayah barat dan timur Indonesia menjadikan Makassar sebagai magnet bagi perusahaan dan tenaga kerja. Lanjut dia, hampir seluruh perusahaan besar, baik nasional maupun asing, memiliki kantor cabang utama di Makassar. Mereka membutuhkan tenaga kerja yang terampil. “Karena itu, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Kreatif Hub sebagai wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja,” jelasnya. Melalui Makassar Kreatif Hub, Pemkot Makassar berupaya menjembatani para lulusan universitas dengan dunia kerja maupun dunia usaha. Program ini menjadi salah satu bagian dari tujuh flagship program Pemkot Makassar. Ia menyebutkan, eksistensi program unggulan Makassar Kreatif Hub kami bangun untuk merespons kebutuhan seperti yang dilakukan para wisudawan hari ini. Setelah menyelesaikan pendidikan di universitas, mereka bisa memperdalam keterampilan spesifik, upgrading skills maupun upscaling kemampuan sesuai minatnya. “Di sini, mereka dipertemukan dengan pemodal, pelaku usaha, hingga pemberi kerja,” ungkap Munafri. Ia menambahkan, bagi yang ingin menjadi pengusaha, fasilitas di Kreatif Hub memberikan pelatihan keterampilan, pendampingan akses ke dunia perbankan, serta peluang kolaborasi dengan investor. Sementara bagi yang ingin bekerja, pemerintah memfasilitasi pertemuan langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai keahlian. Beberapa perusahaan, terutama di bidang IT, sudah bekerja sama dengan kami. Mereka membutuhkan tenaga ahli seperti coder, programmer, dan web designer. “Kami bantu fasilitasi pelatihan dan penyaluran. Bahkan, beberapa hasil karya dari Kreatif Hub sudah mendapat perhatian hingga ke Jepang,” papar politisi Golkar itu. Ditambahkan, program Makassar Kreatif Hub atau MCH kini mulai dikembangkan di 15 kecamatan di seluruh Kota Makassar. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Peta Selain itu, Pemkot juga telah menjalin kerja sama dengan Balai Besar Vokasi di Kota Makassar untuk memperluas jangkauan pelatihan bagi masyarakat yang ingin memperdalam kemampuan teknis tertentu. “Tempat kami memang tidak terlalu besar, tetapi bagi yang ingin pelatihan lebih lanjut, kami sudah bekerja sama dengan lembaga vokasi. Tujuannya satu, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk maju,” ungkap Appi. Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan diri agar dapat menjadi generasi unggul dan berdaya saing di masa depan. “Jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah diraih hari ini. Dunia terus berubah, dan kita harus siap beradaptasi,” tuturnya. “Teruslah belajar dan menambah pengetahuan agar dapat menjadi manusia-manusia unggul, menjadi harapan bangsa, serta bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” lanjut Appi menitipkan pesan di hadapan para wisudawan dan orang tua. Menutup sambutannya, Wali Kota Makassar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan pihak Universitas Terbuka Makassar atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga momentum ini menjadi kebanggaan bagi Anda semua,” tutupnya. (*)