Universitas Terbuka Makassar kembali membuka penerimaan mahasiswa baru mulai 4 Mei 2026.
Momentum ini disampaikan dalam rangkaian hari kedua wisuda Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Convention Hall UT Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu 3 mei 2026.
Sebagai perguruan tinggi yang mengusung sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui pendidikan.
“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., menyampaikan bahwa sistem pembelajaran di UT dirancang fleksibel melalui moda pendidikan jarak jauh, sehingga dapat menjangkau mahasiswa di berbagai daerah.
“Komitmen kami adalah memastikan bahan ajar sudah diterima mahasiswa sebelum proses pembelajaran dimulai, sehingga kualitas pendidikan tetap terjaga,” jelasnya.
UT Makassar juga mencatat peningkatan jumlah mahasiswa hingga 100 persen, didukung oleh 403 bahan ajar serta sentra layanan yang tersebar di Sulawesi Selatan.
Selain itu, capaian mahasiswa UT Makassar turut membanggakan, di antaranya berhasil meraih juara 1 dalam konten kreator Akademi Smartfren serta juara 1 pada kejuaraan pencak silat.
Pada wisuda periode ini, UT Makassar meluluskan sebanyak 744 mahasiswa dari empat fakultas dan Sekolah Pascasarjana.
Para wisudawan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Ambon, Majene, Jayapura, dan Manado.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kabupaten Wajo Dr. Akmal, perwakilan Pemerintah Kota Makassar, perwakilan Bupati Gowa, Regional CEO Bank Mandiri Ahmad Rifki, perwakilan PT Pos Indonesia, serta perwakilan Bank BNI.
Dengan dibukanya kembali penerimaan mahasiswa baru, UT Makassar berharap dapat terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mencetak lulusan yang mandiri, unggul, dan berdaya saing global.***