UT Makassar dan IKA UT Sepakat Perkuat Sinergi Capai Target 15.000 Mahasiswa Baru 2026

Universitas Terbuka (UT) Makassar bersama Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) menggelar rapat koordinasi di ruang rapat lantai 2 UT Makassar, Jumat (17/10/2025).

Pertemuan ini membahas transparansi laporan keuangan, penyusunan program kerja, serta penguatan sinergi antara kampus dan alumni dalam mendukung pencapaian target 15.000 mahasiswa baru tahun 2026.

Rapat dibuka oleh Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., selaku Direktur UT Makassar yang menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan serta pengelolaan keuangan organisasi.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara kampus dan IKA UT tidak dapat dipisahkan karena keduanya memiliki tujuan bersama untuk memajukan pendidikan terbuka.

“IKA memiliki semangat tinggi untuk terus berkontribusi kepada kampus, dan ini harus kita kelola dengan baik melalui kerja sama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua IKA UT Makassar memaparkan beberapa agenda, di antaranya sosialisasi aktivasi manual anggota dengan alokasi dana sebesar Rp150.000 per wisudawan, pembahasan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah mendapat tembusan dari Ketua IKA UT Pusat.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan oleh Ketua dan Bendahara IKA UT Makassar, dijelaskan bahwa pada tahun 2025 terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah aktivasi anggota.

Sebanyak 268 wisudawan berpartisipasi, sehingga saldo kas meningkat menjadi Rp41 juta dari sebelumnya Rp16 juta pada wisuda periode pertama tahun ini.

IKA UT Makassar juga menjabarkan rencana penggunaan dana untuk mendukung berbagai kegiatan di lingkungan UT Makassar, antara lain:

Beasiswa peserta OSMB 2026: Rp15 juta
Program Sosialisasi dan Promosi (Sosprom) kolaborasi dengan SALUT: Rp10 juta
Seminar soft skills pembinaan kemahasiswaan: Rp5 juta
Dukungan kegiatan organisasi mahasiswa (Ormawa): Rp5 juta
Selain itu, IKA UT Pusat juga berencana menyalurkan beasiswa melalui aplikasi tersendiri yang sedang dikembangkan.

Direktur UT Makassar dalam arahannya berharap sinergi antara alumni dan kampus dapat diperkuat untuk mencapai target 15.000 mahasiswa baru pada tahun 2026.

“IKA dan UT Makassar perlu berjalan beriringan. Dengan kolaborasi yang baik, target 2026 bukan sesuatu yang mustahil,” tegasnya.

Drs. Effendi menambahkan bahwa IKA telah memberikan kontribusi besar, terutama dalam hal dukungan anggaran.

Ia menyarankan agar seluruh alumni dapat melakukan aktivasi penuh demi memperkuat basis keanggotaan. Ia juga mendorong PJW (Penanggung Jawab Wilayah) untuk lebih aktif mengoordinasikan pengurus alumni kabupaten dan korwil daerah agar kerja organisasi lebih efektif.

Sementara itu, Dr. Jamil menekankan pentingnya kerja sama antara IKA, UT Makassar, PJW, dan SALUT di berbagai daerah. Ia berharap IKA dapat menyusun program kerja melalui rapat kerja (raker) dan membentuk kepengurusan di tingkat wilayah serta daerah.

“Langkah ini akan memperkuat peran IKA dalam mendukung peningkatan jumlah mahasiswa baru dan mencapai target nasional 2026,” ujarnya.

Ibu Nuraziza turut menyoroti tantangan yang dihadapi IKA dalam membangun kepengurusan di wilayah. Ia mengungkapkan bahwa upaya pembentukan pengurus daerah sudah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih belum berjalan maksimal karena kurangnya hubungan emosional antara alumni dan kampus.

Ketua IKA UT Makassar kemudian menambahkan bahwa terdapat perbedaan kebijakan terkait biaya aktivasi, di mana pada periode Februari 2025 hanya sebesar Rp50.000 per wisudawan, sedangkan pada periode Oktober 2025 meningkat menjadi Rp150.000 sesuai dengan ketentuan AD/ART dan PKS terbaru.

Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan pengurus cabang membutuhkan dukungan dari PJW wilayah masing-masing agar struktur organisasi alumni dapat berjalan lebih efektif.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama antara UT Makassar dan IKA UT untuk memperkuat kolaborasi, mendorong transparansi, serta mengoptimalkan peran alumni dalam mendukung pengembangan kampus dan peningkatan jumlah mahasiswa baru di tahun-tahun mendatang.(*)