Jumlah pendaftar di Universitas Terbuka (UT) Makassar cukup membeludak. Mencapai 4.286 orang untuk empat fakultas. Tahun ini, UT menyiapkan 5.000 kuota untuk mahasiswa baru.
Meski demikian, tidak ada tes yang bagi mereka yang bakal diterima. Cukup melengkapi saja apa yang disyaratkan. Lalu dipilih secara berurutan yang lebih dahulu memasukkan berkas.
Sekadar diketahui, UT punya empat fakultas yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Sains dan Teknologi. Di dalamnya terdapat 39 program studi (prodi) yang terdiri dari 31 program sarjana, dua program diploma, enam Program Pascasarjana, dan tersedia juga Program Doktor.
Direktur UT Makassar, Prof Rahman Rahim menegaskan tidak ada tes penerimaan mahasiswa baru di UT untuk semua prodi. Namun kuota terbatas sehingga yang mendaftar lebih dahulu diutamakan dan pilih berkasnya. Syarat umumnya, kata dia, harus sudah menyelesaikan pendidikan SMA/sederajat yang dibuktikan dengan ijazah yang telah dilegalisir pihak sekolah.
Begitu juga bagi yang sudah bekerja, persyaratannya sama. Termasuk saat ini Prodi S-1 PGSD dan PGPAUD memberikan kesempatan kepada calon guru anak usia dini dan guru sekolah dasar lulusan SMA/sederajat, lulusan diploma 1/diploma 2/diploma 3/belum lulus diploma atau sarjana (jalur RPL) untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang tinggi.
Calon mahasiswa bisa mendaftar melalui jalur Program S1-PGSD & S1-PGPAUD
Prajabatan (Pre Service) Tanpa Surat Keterangan (SK) Mengajar
Untuk diketahui, sebelumnya, pendaftaran prodi PGSD dan PGPAUD membutuhkan SK Mengajar (in service). Namun, saat ini, UT sudah menyelenggarakan prodi PGSD dan PGPAUD tanpa mensyaratkan SK Mengajar.
Program Pendas merupakan program yang diselenggarakan secara khusus bagi para guru SD dan guru PAUD. Pada saat ini program studi yang termasuk dalam program Pendas adalah S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan S-1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).
“Dari ribuan pendaftar, prodi yang paling banyak diminati adalah ilmu hukum, dengan persentase jumlah pendaftar 36,67 persen. Kemudian, ada ilmu sosial dan ilmu politik,” ujar Mantan Rektor Unismuh ini
Ia menjelaskan ada sejumlah pertimbangan sehingga, banyak yang ingin kuliah di UT, antara lain; telah meraih akreditasi institusi A, sedangkan prodi yang dibina meraih akreditasi A dan B. Bahkan, ada beberapa yang sudah terakreditasi internasional.
Selain itu, sistem pembelajaran yang jarak jauh, sehingga semua bisa mengaksesnya di mana pun berada. “Sistem pembelajaran berbasis daring, seluruh bahan ajar tersedia bahan cetak dan digital,”tambahnya.
Manajer Marketing dan Registrasi Universitas Terbuka Makassar, I Made Gunawan Sanjaya mengatakan UT lebih fleksibel tanpa harus datang ke kampus. Selain itu, uang kuliah murah dan tanpa bayar uang muka/gedung.
“Biaya pendaftaran maba hanya Rp100.000, tanpa ada tes seleksi masuk jadi mahasiswa,” tuturnya. (wis/lin)