UT dan Pemkab Bulukumba Perkuat Akses Pendidikan Tinggi melalui Kolaborasi Strategis

Universitas Terbuka (UT) Makassar resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) di daerah. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kerja sama (MoU) antara Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, dan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang berlangsung di Gedung Phinisi, Bulukumba, Rabu (25/6/2025). Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman sebelumnya, dengan fokus pada pemanfaatan sistem pendidikan jarak jauh UT untuk menjangkau aparatur desa, tenaga pendidik, ASN, kepolisian, dan masyarakat umum yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tempat tinggal atau pekerjaan mereka. Dalam sambutannya, Prof. Rahman menegaskan bahwa UT merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri yang sepenuhnya menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh secara daring, dengan bahan ajar terstandardisasi nasional. Baca Juga:Dorong Kemandirian Ekonomi, LP2M UNM Manfaatkan Hibah PKM Kemendiktisaintek, Perkuat Inovasi Produk Berbasis Kelapa di Bulukumba“UT hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses pendidikan tinggi, khususnya di daerah. Dengan sistem pembelajaran fleksibel, siapa pun dapat kuliah dari mana saja,” ungkapnya. UT Makassar mengajukan lima bidang utama dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni: Baca Juga:Dosen Universitas Muhammadiyah Bulukumba Tingkatkan Keterampilan PKK Pattapang, Olah Daun Eucalyptus Jadi Balsam StickPenyelenggaraan Pendidikan Tinggi jenjang D3, S1, S2, dan S3 di empat fakultas: FST, FKIP, FEB, dan FHISIP.Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi aparat desa, guru, dan ASN.Pengabdian kepada Masyarakat, melibatkan dosen dan mahasiswa di wilayah Bulukumba.Pendampingan Teknis UMKM dan Koperasi, untuk memperkuat ekonomi lokal.Pengembangan Investasi dan Bisnis, guna mendukung sektor unggulan daerah.Prof. Rahman juga menyampaikan kesiapan UT mendukung penguatan SDM di sektor prioritas seperti pertanian, kelautan, dan perikanan. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengapresiasi kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya pembangunan SDM sebagai pondasi pembangunan daerah. “Potensi kita besar, tapi jika tak diiringi peningkatan kualitas SDM, maka capaian pembangunan tidak maksimal. Kolaborasi ini hadir sebagai solusi nyata, bukan hanya seremonial,” ujar Bupati yang akrab disapa Andi Utta. Ia mencontohkan keberhasilan program pembagian rumpon (alat bantu tangkap ikan), yang terbukti meningkatkan aktivitas nelayan lokal. “Indikatornya sederhana. BBM naik karena nelayan banyak melaut. Itu artinya program berjalan dan berdampak,” ujarnya. Andi Utta juga menyampaikan komitmennya terhadap program pendidikan yang berorientasi pada praktik dan kebutuhan lokal. “Prinsip kami jelas: dikerja, bukan cerita. Kalau tidak bisa dijalankan dan tak berdampak, lebih baik mundur,” tegasnya. Acara penandatanganan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekkab Bulukumba Muhammad Ali Saleng, Kepala Dinas Pendidikan Andi Buyung Saputra, serta mitra dari kalangan dunia usaha. (*)
Semangat Berkurban, UT Makassar Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban di Kantor UT Makassar

Universitas Terbuka (UT) Makassar perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) menggelar pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Jumat (6/6/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kampus UT Makassar, Jalan Simpang Lima, Bandara Hasanuddin, dan dihadiri oleh Direktur UT Makassar, Dosen dan staf serta masyarakat sekitar. Sebanyak 140 warga sekitar kantor UT Makassar memperoleh manfaat daging kurban . Pembagian ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di hari raya idul adha ini. Rektor UT Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim,SE.,MM yang ikut langsung dalam penyembelihan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UT Makassar dalam menjalankan nilai-nilai sosial dan keagamaan. “Selain sebagai bentuk syukur, kegiatan ini juga mengajarkan kita untuk peduli dan berbagi dengan sesama,” ujarnya. Kegiatan pemotongan hewan kurban di UT Makassar ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh civitas akademika dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, UT Makassar berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada yang membutuhkan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. UT Makassar membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. semester 2025 Ganjil, Untuk jalur RPL pendaftaran dibuka sampai 22 Juli 2025 dan Jalur Umum / Non RPL pendaftaran di buka sampai dengan tanggal 5 Agustus 2025. Pendaftaran bisa dilakukan secara online di laman https://admisi-sia.ut.ac.id/auth/login dan Sentra Layanan UT (SALUT) di Kabupaten Kota.(*)
Pendaftaran Baru Sebulan, UT Makassar Gaet 2.086 Calon Mahasiswa Baru

Universitas Terbuka (UT) Makassar mencatatkan animo tinggi dari masyarakat. Hanya dalam waktu satu bulan sejak dibukanya pendaftaran mahasiswa baru, tercatat sebanyak 2.086 calon mahasiswa baru (camaba) yang telah mendaftar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur UT Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim, didampingi Humas UT Makassar, Nina Utami Yanuarvah S, S.Kom di sela-sela pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, yang digelar pada Senin (2/6/2025) di Lapangan Upacara UT Makassar, Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin. Menurut Prof Rahman, jumlah tersebut merupakan gabungan dari pendaftar pada program Diploma dan Sarjana (S1), dan belum termasuk program Pascasarjana yang juga sedang berjalan proses pendaftarannya. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan pelopor pendidikan jarak jauh (PJJ) yang telah terakreditasi A oleh BAN-PT, UT Makassar terus berkomitmen memberikan akses pendidikan tinggi yang seluas-luasnya kepada seluruh lapisan masyarakat. “UT memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, dan kesibukan. Dengan sistem pembelajaran daring (online), mahasiswa bisa kuliah dari mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kampus seperti di perguruan tinggi konvensional,” ujar Prof. Rahman. UT juga memberikan kebijakan inklusif, seperti tanpa batasan usia bagi calon mahasiswa dan tidak membatasi tahun ijazah terakhir. Bagi masyarakat yang sudah bekerja atau memiliki kesibukan tetap pun tetap dapat melanjutkan kuliah dengan fleksibel. Dari sisi pembiayaan, UT juga menawarkan kemudahan. Biaya kuliah per semester berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp2,2 juta, tanpa adanya uang pangkal atau uang pembangunan. Kebijakan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin kuliah dengan biaya terjangkau namun tetap berkualitas. “Kami mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan ini. UT adalah kampus rakyat, kampus fleksibel, dan kampus masa depan,” tambah Prof. Rahman. Pendaftaran mahasiswa baru di UT Makassar masih dibuka dan akan terus menerima pendaftar selama periode yang telah ditentukan. Rahman Rahim menambahkan Universitas Terbuka (UT) Makassar akan membuka pendaftaran Program Pascasarjana pada bulan Agustus 2025. Saat ini, UT menawarkan enam program studi jenjang magister yang dapat diikuti oleh lulusan sarjana dari berbagai latar belakang. Keenam program tersebut adalah Magister Manajemen, Magister Manajemen Perikanan, Magister Administrasi Publik, Magister Pendidikan Dasar, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Hukum. “UT Makassar menargetkan jumlah mahasiswa aktif mencapai 15.000 orang pada tahun 2025. Target ini dinilai realistis mengingat tingginya minat masyarakat terhadap sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel dan berbasis digital,”ujar Prof Rahman Pendaftaran untuk seluruh program UT dilakukan secara daring melalui laman admisi-sia.ut.ac.id atau melalui sentra layanan (SALUT) ut di kab/kota se-Sulsel.(*)
Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 di UT Makassar, Teguhkan Komitmen Terhadap Ideologi Bangsa

Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6), dengan mengusung tema nasional dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sivitas akademika UT Makassar sebagai bentuk komitmen memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim yang membacakan sambutan resmi dari Kepala BPIP RI, menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pedoman dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, yang tertuang dalam agenda prioritas nasional “Asta Cita”. “Tanpa arah ideologis, kemajuan bangsa bisa goyah. Pembangunan ekonomi tanpa nilai Pancasila dapat menimbulkan ketimpangan, sementara kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral bisa berujung pada dehumanisasi,” ujar Abdul Rahman Rahim. Disampaikan pula bahwa revitalisasi nilai-nilai Pancasila penting dilakukan dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. HARI PANCASILA – Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6/2025).HARI PANCASILA – Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6/2025).Pancasila harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan, serta menjadi panduan dalam interaksi di ruang maya. Peran semua elemen bangsa, dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, untuk menjadi pelaku aktif dalam membumikan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam tindakan nyata masyarakat, sebagai fondasi utama menuju Indonesia Raya yang berdaulat, adil dan bermartabat. Ia juga menyoroti sejarah panjang pembentukan Pancasila melalui tiga fase penting, yakni pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila pada 18 Agustus 1945. Peringatan tahun ini juga menjadi momentum ke-80 tahun kelahiran Pancasila, yang terus relevan dalam membangun bangsa yang berdaulat dan mandiri di tengah dinamika global. Di akhir pidato, Direktur UT Makassar. Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim menekankan “Mari jadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan membangun masa depan Indonesia yang maju secara moral dan sejahtera secara adil,” tutup Gusnar. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia.(*)