Jadwal Tutorial Webinar (TUWEB) Universitas Terbuka 2026.2

Jadwal TTM & TUWEB Semester 2026 Ganjil Telah Tiba! 🎓✨ Halo Sobat UT Makassar! Sudah siap kembali ke bangku perkuliahan? Yuk, siapkan diri kamu untuk mengikuti Tutorial Tatap Muka (TTM) dan Tutorial Webinar (TUWEB) semester ini. Catat tanggal pentingnya mulai dari 19 Sept hingga 08 Nov 2026. Jangan sampai ada pertemuan yang terlewat ya, karena konsistensi adalah kunci nilai maksimal! 🔑 Hal penting yang wajib kamu tahu: 🖥️ Media: TUWEB menggunakan aplikasi Ms. Teams. 🗓️ Cek Jadwal : https://sl.ut.ac.id/JADWALTUWEB2026GANJIL atau http://pilot.ut.ac.id/ 🔐 Akses Silayar: Login ke silayar.ut.ac.id dengan Username (NIM) & Password (Tanggal Lahir).
Jadwal Tutorial Online (TUTON) Universitas Terbuka 2026.2

Tuton bentar lagi mulai nih guys! 🗣️📣 Saatnya aktif di mata kuliah yang udah muncul di elearning 👨🏻💻 Jangan cuma login doang ya, ikut diskusi juga biar makin paham. Cek jadwal Tuton kamu, atur waktu belajar, dan jangan sampai skip modul ya! Inget juga tiap minggu ada tanggal pertemuannya, jadi jangan sampai kelewat 👀 ——- Semua Bisa Kuliah di Kampus Negeri📚👨🏻🎓🧑🏻🎓✨ Fleksibel Kuliahnya✨, Murah Biayanya, Terjamin Kualitasnya🤩, Terakreditasi A oleh BAN-PT🌟, Tanpa Uang Gedung💵, Tanpa Tes Masuk📝, Tanpa DO🙅🏻 www.ut.ac.id 📝🧑🏻💻Pendaftaran di admisi-sia.ut.ac.id Daaan…Informasi ini jangan berhenti di kamu. Ayo share informasi ini ke seluruh Indonesia yaa.. 😊✈🇮🇩 #UniversitasTerbuka #KuliahJarakJauh #KuliahOnline #OnlineLearning #BiayaMurah #KampusNegeri #KuliahFleksibelSesuaiGayamu #KuliahSambilKerja #UT #KualitasDunia #SemuaBisaKuliah #JanganTakutKuliah #UTBerdampak #KampusBerdampak #TutonUT2026
PUNCAK DIES NATALIS KE-42 UNIVERSITAS TERBUKA: MENDUNIA DENGAN INOVASI, BERDAMPAK UNTUK NEGERI

Tangerang Selatan – Universitas Terbuka (UT) menggelar acara puncak Dies Natalis ke-42 sebagai penanda perjalanan 42 tahun UT dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang terbuka, fleksibel, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring serta diikuti oleh seluruh Unit UT Daerah di Indonesia, termasuk Universitas Terbuka (UT) Makassar. Acara puncak Dies Natalis ke-42 UT berlangsung meriah dengan diikuti oleh jajaran pimpinan, sivitas akademika, tenaga kependidikan, serta mahasiswa UT dari berbagai daerah. UT Makassar turut ambil bagian dalam perayaan tersebut dengan dihadiri oleh pimpinan, jajaran staf, serta mahasiswa yang mengikuti rangkaian acara secara bersama-sama. Mengusung tema “Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri”, perayaan Dies Natalis ke-42 menjadi momentum bagi UT untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Rangkaian acara puncak diawali dengan undian berbagai hadiah menarik yang disiapkan oleh Karunika UT dan PT Gramedia. Antusiasme peserta dari berbagai daerah semakin terasa ketika nama-nama penerima hadiah diumumkan dalam suasana penuh kegembiraan. Suasana kemudian semakin semarak dengan persembahan musik angklung yang menjadi salah satu sajian seni dalam perayaan Dies Natalis ke-42. Penampilan tersebut turut menghadirkan nuansa budaya Indonesia sekaligus menggambarkan semangat kebersamaan dan keberagaman yang menjadi bagian dari perjalanan UT. Acara dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyantoro, S.E., M.Si. Dalam momentum tersebut, UT kembali menegaskan tekadnya untuk terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. 42 Tahun UT, Terus Berinovasi dan Berdampak Perjalanan 42 tahun Universitas Terbuka tidak hanya menjadi catatan panjang dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, tetapi juga menjadi bukti konsistensi UT dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat tanpa batas geografis. Transformasi digital, pengembangan teknologi pembelajaran, peningkatan kualitas layanan akademik, serta penguatan jejaring nasional dan internasional menjadi bagian penting dari langkah UT menuju institusi pendidikan tinggi berkelas dunia. Pelaksanaan puncak Dies Natalis secara serentak melalui skema luring dan daring juga mencerminkan karakter UT sebagai perguruan tinggi yang mampu menghubungkan sivitas akademika dari berbagai wilayah dalam satu ruang kebersamaan. Bagi UT Makassar, keterlibatan dalam perayaan Dies Natalis ke-42 menjadi momentum untuk memperkuat semangat seluruh jajaran dan mahasiswa dalam mendukung visi UT untuk terus mendunia dengan inovasi sekaligus memberikan dampak nyata bagi negeri. Perayaan Dies Natalis ke-42 UT diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta melahirkan inovasi dan prestasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Langkah Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Terbuka 2026

Halaman ini dibuat untuk membantu calon mahasiswa baru UT memahami langkah-langkah pendaftaran online UT di admisi-sia.ut.ac.idKlik Disini untuk Download Brosur UTMohon ikuti langkah demi langkah dibawah ini : Klik Langkah 1 Klik Langkah 2 Klik Langkah 3 https://youtu.be/Q3CzHRsZtsU?si=F_vonABJENRpA4Eh Klik Langkah 4 Sudah paham kan cara daftar di UT? Yuk daftar sekarang klik tombol dibawah! Daftar Sekarang >>
PUNYA 1,3 JUTA FOLLOWERS, INFLUENCER MAKASSAR SPILL STRATEGI KONTEN DI UT MAKASSAR

MAKASSAR — Dunia digital bukan lagi sekadar tempat untuk berselancar di media sosial. Bagi generasi muda, khususnya Gen Z, media sosial telah berkembang menjadi ruang untuk belajar, membangun personal branding, hingga membuka peluang karier dan bisnis. Semangat tersebut menjadi salah satu fokus dalam Pelatihan Digital Marketing di lingkungan Universitas Terbuka (UT) Makassar, yang digelar di Ruang Tutorial Lantai 3 Kantor UT Makassar, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi dosen, staf, mahasiswa, serta insan kreatif untuk memahami strategi pemasaran digital yang lebih relevan dengan perkembangan media sosial saat ini. Kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mendukung marketing, promosi, serta pelayanan informasi kepada calon mahasiswa. Peserta juga didorong agar mampu menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan promosi dan sosialisasi UT Makassar. Yang paling mencuri perhatian, hadir Nurhayati dan Dedy Setiawan, influencer sekaligus mahasiswa UT Makassar. Dedy Setiawan yang memiliki sekitar 1,3 juta followers TikTok membagikan pengalaman membangun konten, memahami karakter audiens, mengikuti tren, hingga menjaga konsistensi sebagai content creator. Dua influencer sekaligus mahasiswa S1 Ilmu Hukum UT Makassar, pasangan Nurhayati dan Dedy Setiawan, turut hadir dan berbagi pengalaman mengenai dunia digital marketing serta perjalanan mereka sebagai content creator. Nurhayati diketahui memiliki basis pengikut TikTok yang mencapai sekitar 1,3 juta followers, sehingga kehadirannya memberikan perspektif langsung mengenai bagaimana sebuah konten dapat dibangun, dikembangkan, dan diterima oleh audiens. Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang tidak selalu didapatkan dari ruang kelas. Pembahasan tidak berhenti pada pertanyaan “bagaimana agar konten viral?”, tetapi juga mengarah pada bagaimana seorang kreator memahami karakter audiens, menentukan ide konten, membangun konsistensi, memanfaatkan tren, serta mengubah perhatian audiens menjadi engagement dan peluang yang bernilai. “Konten yang bagus bukan hanya tentang kamera yang bagus, tetapi bagaimana kita memahami siapa yang menonton, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana menyampaikan pesan dengan cara yang relevan,” menjadi salah satu perspektif penting yang dibagikan dalam sesi sharing content creator. Kehadiran influencer sekaligus mahasiswa UT Makassar tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari ekosistem kreatif digital. Status sebagai mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk berkarya, membangun personal branding, bahkan mengembangkan profesi di dunia digital. Dari Kampus untuk Dunia Digital Pelatihan ini juga dihadiri sejumlah pimpinan dan pejabat dari lingkungan UT. Hadir mewakili Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil, M.M., Kepala Pusat Komunikasi Publik dan Kerja Sama Ali Tarigan, S.E., Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian UT Palembang Wisnu Firdiansah Haris, S.Pd., M.M., serta Direktur UT Makassar Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M. Turut hadir jajaran manajemen UT Makassar, tim konten dari Pusat Komunikasi Publik dan Kerja Sama (PPKS) serta UT Bandung, Pengurus Sentra Layanan UT (SALUT), mahasiswa, dan staf UT Makassar. Kehadiran lintas unsur tersebut memperlihatkan bahwa transformasi digital dalam komunikasi dan pemasaran bukan menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, SALUT, hingga para kreator agar pesan dan informasi perguruan tinggi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat yang terus berubah. Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya hadir dengan informasi yang benar, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi tersebut melalui medium dan gaya komunikasi yang sesuai dengan karakter generasi saat ini. Era digital telah mengubah cara masyarakat mencari informasi. Jika sebelumnya informasi banyak dicari melalui mesin pencari atau media konvensional, kini media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform digital lainnya telah menjadi salah satu pintu utama bagi generasi muda untuk menemukan informasi, termasuk informasi mengenai pendidikan tinggi. Karena itu, kemampuan membuat konten yang kreatif, informatif, dan memiliki strategi menjadi semakin penting. Gen Z Bukan Hanya Target Audiens Menariknya, pelibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan cara pandang dalam strategi komunikasi kampus. Mahasiswa bukan hanya ditempatkan sebagai target audiens, tetapi juga sebagai creator, storyteller, dan ambassador yang dapat membantu memperkenalkan UT kepada masyarakat melalui perspektif mereka sendiri. Konten yang lahir dari pengalaman mahasiswa dinilai memiliki kedekatan emosional dengan calon mahasiswa karena menggunakan bahasa, gaya komunikasi, dan sudut pandang yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Dari sinilah digital marketing dapat menjadi jembatan antara kampus dan calon mahasiswa. Bukan sekadar membuat konten agar viral, tetapi menciptakan konten yang mampu menjawab pertanyaan calon mahasiswa: Kuliah di UT seperti apa? Bagaimana sistem belajar jarak jauh? Apa keunggulannya? Bagaimana pengalaman mahasiswa? Dan apakah kuliah sambil bekerja benar-benar bisa dilakukan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut justru dapat dijawab melalui konten yang autentik dan dibuat oleh mereka yang mengalami langsung kehidupan sebagai mahasiswa UT. Pelatihan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun ekosistem komunikasi digital UT Makassar yang lebih kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan tren. Dengan hadirnya mahasiswa, content creator, pimpinan, dosen, staf, SALUT, serta tim konten, UT Makassar tidak hanya belajar tentang digital marketing, tetapi juga mulai membangun budaya komunikasi yang lebih dekat dengan generasi digital.
Wakil Bupati Tana Toraja Buka Kegiatan OSMB dan PKBJJ Universitas Terbuka

Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L Paondanan, secara resmi membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) Tana Toraja.l,cara berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Makale, hari ini, Jumat (22/8/2026 hingga 23/82//2026), dan berjalan dengan penuh semangat serta antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Kegiatan ini dihadiri langsung Oleh Wakil Bupati Tana Toraja dan Kepala Sentra Layanan Universitas Terbuka Tana Toraja, Ribka Padang, S.Pd., SH., M.Pd., M.H.,beserta jajaran dosen, Kepala SMA Negeri 1 Makale,Kepala SMK Bintang 88 serta ratusan mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta didik di UT Tana Toraja. Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi di Tana Toraja. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Erianto L Paondanan mengapresiasi langkah Universitas Terbuka yang terus berperan memberikan akses pendidikan tinggi yang luas dan merata bagi masyarakat Tana Toraja. Menurutnya, kehadiran UT sangat strategis karena memungkinkan siapa saja untuk menempuh pendidikan tanpa terhalang jarak, waktu, maupun keterbatasan lainnya, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Terbuka yang telah hadir dan membuka peluang seluas-luasnya bagi warga Tana Toraja untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Ini adalah langkah penting agar kita mampu mencetak generasi yang cerdas, terampil, dan siap membangun daerahnya sendiri,” ujar Erianto dalam sambutannya. Ribka Padang, S.Pd., SH., M.Pd., M.H.,Kepala Sentra Layanan UT menyampaikan bahwa 193 mahasiswa angkatan ini tersebar dari berbagai daerah, 85% mahasiswa Universitas Terbuka merupakan pekerja dan ASN, juga diaspora yang bekerja di luar negeri,kegiatan hari ini OSMB dan PKBJJ merupakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh serta menyamakan persepsi antara pengelola, tenaga pendidik, dan mahasiswa. Ia juga berharap dukungan dari pemerintah daerah terus terjalin agar UT Tana Toraja dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan yang bermutu dan terjangkau. Dukungan dari pemerintah daerah dan pihak terkait sangat berarti bagi kami agar dapat terus berkontribusi mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi,” ungkap Ribka Padang. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Makale ini diisi dengan berbagai sesi, mulai dari penyampaian materi akademik, tanya jawab, hingga diskusi interaktif. Kehadiran Wakil Bupati menjadi dorongan semangat tersendiri bagi para mahasiswa untuk lebih giat belajar dan mengembangkan potensi diri demi kemajuan Tana Toraja di masa depan.
OSMB UT MAKASSAR WILAYAH GOWA-TAKALAR BEKALI MAHASISWA BARU JADI PEMBELAJAR MANDIRI DAN BERINTEGRITAS

Gowa, 23 Agustus 2026 – Universitas Terbuka (UT) Makassar menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Klinik Ujian Tahun Akademik 2026/2027 Ganjil sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. OSMB tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang sistem belajar di Universitas Terbuka, sistem akademik dan ujian, layanan mahasiswa, serta pentingnya membangun kemandirian, integritas, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Dalam sambutan Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Penanggung Jawab Wilayah Gowa, Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., mahasiswa baru diharapkan mampu berkembang tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian sosial. “Saya berharap mahasiswa baru Tahun 2026 dapat menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Bawalah nama baik Universitas Terbuka di mana pun Saudara berada. Tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka mampu bersaing, mampu berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.” Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sulawesi Selatan, Firdaus, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan pembekalan mengenai Bela Negara. Dalam materinya, Firdaus mengajak mahasiswa memaknai bela negara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia memotivasi mahasiswa untuk mewujudkan bela negara mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang, antara lain dengan meningkatkan prestasi dan keterampilan. Bagi generasi muda, bela negara juga dapat diwujudkan dengan memanfaatkan teknologi secara positif, menjaga persatuan dan toleransi, serta menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa juga diingatkan untuk kritis menghadapi hoaks, disinformasi, cyberbullying, intoleransi, dan penyalahgunaan media sosial. Selain penguatan karakter, OSMB memberikan bekal praktis agar mahasiswa memahami bagaimana menjalani perkuliahan di Universitas Terbuka. Materi Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh disampaikan oleh Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., sebagai pengantar bagi mahasiswa untuk mengenali karakteristik sistem pendidikan UT dan pentingnya membangun kemandirian dalam belajar. Mahasiswa juga memperoleh pembekalan mengenai Sistem Admisi, Registrasi, dan Ujian oleh Nur Arfiani, S.Sos. Materi mencakup bentuk-bentuk ujian, strategi menghadapi ujian, peraturan ujian, hingga simulasi Ujian Online Berbasis Mata Kuliah (UOBM). Pembekalan tersebut menjadi penting agar mahasiswa sejak awal memahami prosedur akademik dan mampu mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap tahapan studinya. Pada sesi berikutnya, Muthmainnah, S.Si. menyampaikan materi Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Universitas Terbuka, termasuk pengenalan Disporseni dan PELURU. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Hasanuddin sebagai mitra penyedia layanan pendukung UT yang dapat dimanfaatkan selama menjalani perkuliahan. Memasuki hari kedua, Minggu (23 Agustus 2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang juga diikuti oleh mahasiswa baru. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada mahasiswa dalam menjalani proses belajar secara mandiri melalui sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. Melalui PKBJJ, mahasiswa mendapatkan penguatan mengenai strategi belajar efektif, pengelolaan waktu, pemanfaatan sumber belajar, serta keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan pola perkuliahan di UT. Kehadiran mahasiswa pada hari kedua tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mereka tidak hanya memahami sistem akademik UT, tetapi juga memiliki kesiapan dan keterampilan untuk menjalani proses pembelajaran secara mandiri. Rangkaian OSMB, Klinik Ujian, dan PKBJJ diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru UT Makassar untuk menjalani perkuliahan dengan lebih percaya diri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, berprestasi, berintegritas, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
OSMB 2026, Prof Jasruddin : Universitas Terbuka Perluas Akses Kuliah, Jadi Alternatif Pendidikan Tinggi yang Fleksibel

Universitas Terbuka (UT) dinilai menjadi alternatif penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan sistem pembelajaran fleksibel. Ketua Majelis Profesor UNM, Prof Dr Jasruddin Daud Malago MSi, mengatakan fleksibilitas yang ditawarkan UT memungkinkan mahasiswa tetap menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. Hal itu disampaikan Prof Jasruddin saat menjadi pemateri pada Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) mahasiswa baru masa registrasi 2026/2027 Ganjil di Kantor UT Makassar, Sabtu (22/8/2026). Menurut dia, kebijakan yang membuka kesempatan bagi lulusan baru maupun masyarakat yang sudah bekerja untuk menempuh pendidikan di UT relevan dengan dinamika dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. “Menurut saya sangat tepat ketika pemerintah membuka ruang dan regulasi di mana UT juga boleh menerima fresh graduate,” ujar Prof Jasruddin. Ia menjelaskan, perubahan dunia kerja membuat seseorang tidak selalu bekerja sesuai dengan bidang studi yang ditempuh saat pendidikan tinggi. Karena itu, mahasiswa perlu memahami minat, kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan dunia kerja dalam menentukan pendidikan dan arah karier. “Program studinya boleh A, passion-nya B. Jadi kalau ada orang bekerja tidak sesuai dengan bidang pendidikannya di S1, itu bukan salah dan bukan masalah,” katanya. Prof Jasruddin menilai, kondisi tersebut justru menjadikan UT sebagai salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan aktivitas profesional. “UT itu kan boleh menerima orang yang sudah kerja. Daripada pergi kuliah tidak sesuai dengan bidangnya, UT ini jadi solusi,” ujarnya. Di sisi lain, fleksibilitas sistem pembelajaran UT menuntut mahasiswa memiliki motivasi, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan mengatur waktu. Keleluasaan dalam menentukan proses belajar harus diimbangi dengan tanggung jawab pribadi agar mahasiswa mampu menyelesaikan pendidikan secara optimal. Mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri menyampaikan apresiasi terhadap UT yang terus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui sistem pembelajaran yang fleksibel. Menurutnya, UT menjadi salah satu pintu pendidikan yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas. “Selamat bergabung di Universitas Terbuka. Ini merupakan gerbang pendidikan yang akan melatih dan mengembangkan kompetensi mahasiswa menjadi generasi masa depan yang siap menjadi tenaga-tenaga berkualitas di berbagai bidang kehidupan,” katanya. Prof Jufri berharap mahasiswa UT tidak hanya menjadikan pendidikan tinggi sebagai sarana pengembangan diri, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Selatan dan Indonesia. Sementara itu, Direktur UT Makassar Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM mengatakan OSMB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan karakter pembelajaran di UT sekaligus membangun kesiapan mahasiswa menghadapi sistem pendidikan jarak jauh. Menurutnya, mahasiswa UT memiliki keleluasaan mengatur waktu dan aktivitas belajar. Namun, fleksibilitas tersebut harus diiringi kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola waktu secara mandiri. Selain menghadirkan tokoh eksternal, OSMB UT Makassar juga diisi para manajer di lingkungan UT Makassar. Mereka memberikan pembekalan mengenai mekanisme akademik, layanan kemahasiswaan, sistem pembelajaran jarak jauh, serta fasilitas pendukung yang tersedia selama mahasiswa menempuh pendidikan. Setelah OSMB, kegiatan dilanjutkan dengan PKBJJ masa registrasi 2026/2027 Ganjil pada Minggu (23/8/2026) untuk sejumlah wilayah layanan UT Makassar. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UT Makassar menegaskan komitmennya mempersiapkan mahasiswa baru agar memahami sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus memiliki motivasi, kemandirian, dan kesiapan menyelesaikan pendidikan tinggi secara optimal.
OSMB UT Makassar Wilayah Gowa-Takalar Bekali Mahasiswa Baru Jadi Pembelajar Mandiri dan Berintegritas

GOWA – Universitas Terbuka (UT) Makassar menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Klinik Ujian Tahun Akademik 2026/2027 Ganjil sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa baru menghadapi sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh. OSMB tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan kampus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman tentang cara belajar di Universitas Terbuka, sistem akademik dan ujian, layanan mahasiswa, serta pentingnya membangun kemandirian, integritas, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Dalam sambutan Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Penanggung Jawab Wilayah Gowa, Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., mahasiswa baru diharapkan mampu berkembang tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian sosial. “Saya berharap mahasiswa baru Tahun 2026 dapat menjadi generasi yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Bawalah nama baik Universitas Terbuka di mana pun Saudara berada. Tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka mampu bersaing, mampu berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.” Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Sulawesi Selatan, Firdaus, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan pembekalan mengenai Bela Negara. Dalam materinya, Firdaus, S.Pd., M.Pd., mengajak mahasiswa memaknai bela negara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia memotivasi mahasiswa untuk mewujudkan bela negara mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang, antara lain dengan meningkatkan prestasi dan keterampilan. Bagi generasi muda, bela negara juga dapat diwujudkan dengan memanfaatkan teknologi secara positif, menjaga persatuan dan toleransi, serta menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Di tengah perkembangan teknologi, mahasiswa juga diingatkan untuk kritis menghadapi hoaks, disinformasi, cyberbullying, intoleransi, dan penyalahgunaan media sosial. Selain penguatan karakter, OSMB memberikan bekal praktis agar mahasiswa memahami bagaimana menjalani perkuliahan di Universitas Terbuka. Materi Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh disampaikan oleh Nuraziza Aliah, S.Pd., M.Pd., sebagai pengantar bagi mahasiswa untuk mengenali karakteristik sistem pendidikan UT dan pentingnya membangun kemandirian dalam belajar. Mahasiswa juga memperoleh pembekalan mengenai Sistem Admisi, Registrasi, dan Ujian oleh Nur Arfiani, S.Sos. Materi mencakup bentuk-bentuk ujian, strategi menghadapi ujian, peraturan ujian, hingga simulasi Ujian Online Berbasis Mata Kuliah (UOBM). Pembekalan tersebut menjadi penting agar mahasiswa sejak awal memahami prosedur akademik dan mampu mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap tahapan studinya. Pada sesi berikutnya, Muthmainnah, S.Si. menyampaikan materi Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Universitas Terbuka, termasuk pengenalan Disporseni dan PELURU. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Hasanuddin sebagai mitra penyedia layanan pendukung UT yang dapat dimanfaatkan selama menjalani perkuliahan. Melalui OSMB dan Klinik Ujian, UT Makassar berharap mahasiswa baru semakin siap menjadi pembelajar mandiri yang mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, berprestasi, berintegritas, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
OSMB UT Makassar di Mangkutana, Mahasiswa Baru dari Luwu Raya Terima Almamater

Luwu Timur, Luwurayapos.com – Mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Makassar mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) masa akademik 2026/2027 yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan sistem pembelajaran, layanan akademik, serta berbagai ketentuan yang perlu dipahami selama menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. OSMB diikuti mahasiswa baru yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, dan Kota Palopo. Kehadiran mahasiswa dari sejumlah daerah tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat kebersamaan mahasiswa UT di wilayah Luwu Raya. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan almamater Universitas Terbuka kepada mahasiswa baru. Penyerahan almamater menjadi simbol resmi bergabungnya mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Terbuka. Dalam sambutan Direktur Universitas Terbuka Makassar yang dibacakan Penanggung Jawab Mahasiswa Universitas Terbuka Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara, Ayubi Anwa, S.Ak., disampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru. “Selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Terbuka Makassar,” demikian pesan Direktur UT Makassar. Disampaikan bahwa Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri yang memberikan kesempatan luas kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi dengan sistem pembelajaran yang fleksibel. Pada masa akademik 2026/2027, Universitas Terbuka Makassar memiliki sekitar 12.673 mahasiswa yang tersebar di berbagai wilayah. Para mahasiswa baru didorong untuk menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. “Jadikan kesempatan belajar di Universitas Terbuka sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan meraih cita-cita,” pesan Direktur UT Makassar. Melalui OSMB, mahasiswa diharapkan dapat memahami sistem pembelajaran Universitas Terbuka, mengenal berbagai layanan akademik, serta mengetahui hak dan kewajibannya sebagai mahasiswa.Penyerahan almamater juga menjadi simbol semangat dan kebanggaan bagi mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademiknya. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme. Para mahasiswa baru dari Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan OSMB. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan dengan penuh semangat, meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri meraih cita-cita melalui Universitas Terbuka.