UT MAKASSAR DORONG KEBANGKITAN USAHA PERIKANAN DESA LAWALLU, KELOMPOK KINAN MERAH PUTIH TERIMA BANTUAN PERALATAN PRODUKSI

Barru, 6 Juni 2026 – Komitmen perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat kembali diwujudkan oleh Universitas Terbuka (UT) Makassar melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada Kelompok Hasil Perikanan “Kinan Merah Putih” di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan pengabdian yang mengusung tema “Inovasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan untuk Meningkatkan Daya Saing dan Akses Pasar” ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, *Andi Suci Anita, S.P., M.P., dengan anggota *Dra. Makkatenni, M.Pd. dan Risnashari, S.E., M.M.

Kunjungan tim pengabdian disambut hangat oleh Pemerintah Desa Lawallu dan berbagai pihak yang selama ini mendampingi pelaku usaha perikanan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lawallu, *Raswady, S.I.Pem., serta Penyuluh Dinas Perikanan Kabupaten Barru, *Sukmawati dan Irma Musfitasari.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pengabdian Universitas Terbuka Makassar menyerahkan sejumlah bantuan peralatan produksi yang dibutuhkan oleh Kelompok Kinan Merah Putih untuk meningkatkan kapasitas usaha pengolahan hasil perikanan. Bantuan yang diberikan meliputi freezer, spinner peniris minyak, blender, kompor satu tungku beserta regulator, serta berbagai peralatan memasak lainnya.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang oleh Ketua Tim Pengabdian, Andi Suci Anita, S.P., M.P., dan Ketua Kelompok Kinan Merah Putih, *Yuli Sukardi. Total nilai bantuan yang diserahkan mencapai *Rp7.457.500.

Kepala Desa Lawallu, Raswady, S.I.Pem., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Terbuka Makassar yang telah memilih kelompok usaha pengolahan hasil perikanan di Desa Lawallu sebagai mitra pengabdian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Terbuka Makassar. Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok usaha pengolahan hasil perikanan yang ada di desa kami. Semoga peralatan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas kelompok dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ketua Tim Pengabdian, Andi Suci Anita, program ini lahir dari hasil identifikasi kebutuhan mitra yang selama ini mengalami berbagai keterbatasan dalam proses produksi. Kelompok Kinan Merah Putih masih menggunakan peralatan lama yang merupakan peninggalan kelompok terdahulu. Sebagian peralatan bahkan sudah mengalami kerusakan akibat usia pemakaian yang cukup lama, sementara beberapa alat produksi lainnya masih harus dipinjam dari anggota kelompok.

“Kami melihat semangat yang luar biasa dari kelompok Kinan Merah Putih untuk terus bertahan dan berkembang meskipun dengan keterbatasan sarana produksi. Berangkat dari kondisi tersebut, tim menyusun proposal pengabdian kepada Universitas Terbuka agar kelompok ini dapat memperoleh dukungan peralatan yang lebih memadai,” jelas Andi Suci Anita.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa bantuan peralatan hanyalah langkah awal dalam upaya penguatan kelompok. Melalui program pengabdian ini, tim juga memberikan pendampingan terkait inovasi produk, peningkatan kualitas hasil olahan, strategi pemasaran, serta pengembangan akses pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kinan Merah Putih, Yuli Sukardi, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Universitas Terbuka Makassar. Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat membantu kelompok dalam meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga kualitas produk olahan hasil perikanan yang selama ini menjadi sumber penghasilan anggota kelompok.

“Kami merasa terbantu dan termotivasi untuk lebih maju. Peralatan yang diberikan akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan usaha kelompok,” katanya.

Melalui program pengabdian ini, Universitas Terbuka Makassar berharap kelompok usaha pengolahan hasil perikanan Kinan Merah Putih dapat menjadi contoh pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan daya saing produk perikanan, memperluas akses pasar, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Desa Lawallu.