Universitas Terbuka Orientasi 120 Pegawai Non-PNS dan Pengenalan Budaya Kerja KIIARA

Universitas Terbuka (UT) memulai program orientasi bagi 120 pegawai non-PNS baru di Kampus UT Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya kerja KIIARA dan membekali pegawai dengan keterampilan yang relevan untuk mendukung layanan pendidikan jarak jauh. Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, menjelaskan bahwa budaya KIIARA adalah pedoman nilai kerja pegawai UT yang berkualitas unggul, berintegritas, inovasi, aksesibilitas, relevan dengan perkembangan zaman dan akuntabilitas. “Melalui orientasi ini, kami ingin memastikan setiap pegawai memahami budaya kerja UT dan siap memberikan layanan pendidikan jarak jauh yang profesional,” ujarnya. “Dalam perjalanan orientasi, mereka akan menjalani on the job training bersama atasan masing-masing yang berperan sebagai mentor. Dengan begitu, mereka lebih siap berkontribusi nyata dalam meningkatkan layanan UT,” ujar Rahman. Usai menjalani pelatihan sebut Rahman Rahim, para pegawai baru akan ditempatkan di berbagai unit UT di seluruh Indonesia. Program ini sekaligus menegaskan komitmen UT dalam memperkuat jaringan perguruan tinggi negeri berbasis pendidikan jarak jauh di tanah air.(*) Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Universitas Terbuka Orientasi 120 Pegawai Non-PNS dan Pengenalan Budaya Kerja KIIARA, https://makassar.tribunnews.com/kampus/1812339/universitas-terbuka-orientasi-120-pegawai-non-pns-dan-pengenalan-budaya-kerja-kiiara.
Dies Natalis ke-41, UT Mantapkan Inovasi Digital untuk Pendidikan Berkualitas

Universitas Terbuka (UT) menandai 41 tahun kiprahnya di dunia pendidikan tinggi dengan menggelar puncak Dies Natalis, Kamis (4/9/2025) di Kantor UT Makassar. Acara berlangsung secara hybrid, diikuti civitas akademika dari berbagai daerah. Momen ini menghadirkan semangat kebersamaan dan kebanggaan atas capaian UT sebagai pelopor pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Dies Natalis tahun ini menjadi ajang peluncuran sejumlah inovasi strategis. Di antaranya aplikasi MYUT Tendik dan MYUT TIPS, program Work From Anywhere (WFA), serta penerbitan Buku Dies 41 bertajuk “Inovasi Wujudkan Pendidikan Berkualitas”. UT juga memperkenalkan 16 buku karya dosen dari berbagai disiplin ilmu. Penghargaan Citra Paramesti untuk individu dan Citra Saghatana untuk institusi mitra turut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pengembangan UT. Rangkaian acara diramaikan dengan pengumuman pemenang lomba esai tingkat nasional dan Disporseni Nasional 2025 yang digelar bersamaan dengan peringatan Dies Natalis. Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menegaskan perjalanan panjang UT adalah wujud komitmen menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat luas. “UT telah menjadi simbol harapan jutaan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan pekerjaan, keluarga, maupun tempat tinggal mereka,” ujarnya. Dengan tema “Inovasi Tanpa Batas Wujudkan Pendidikan Berkualitas”, UT menekankan pentingnya transformasi digital dalam menghadapi era teknologi. Berbagai terobosan terus dikembangkan, mulai dari UT Metaverse, AI-Assisted Tutor, hingga Automated Proctoring Examination yang memastikan ujian tetap fleksibel dan terpercaya. UT juga menghadirkan model praktikum fisika berbasis Smart Hybrid Inquiry Project Laboratory serta memperbarui layanan aplikasi MyUT bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Semua inovasi lahir dari kolaborasi dosen, peneliti, mahasiswa, dan mitra strategis. “UT harus terus bergerak, berbenah, dan berinovasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi masa depan,” tegas Prof. Ali. Dukungan penuh juga datang dari UT Makassar. Prof. Dr. H. Abd. Rahman Rahim, S.E., M.M., menyampaikan harapan agar inovasi UT semakin mendekatkan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum. “Kami juga siap memperluas layanan dan meningkatkan pendampingan mahasiswa,” ungkapnya. Melalui Dies Natalis ke-41, UT meneguhkan diri sebagai lembaga pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global. Semangat inovasi tanpa batas diharapkan memperkuat peran UT dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih maju. (*)
WaliKota Makassar Dijadwalkan Buka Orientasi Mahasiswa Baru UT Makassar, 20 September

Direktur Universitas Terbuka (UT) Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE, MM, melakukan kunjungan silaturahmi ke Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu, 27 Agustus 2025.Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja lantai 2 Kantor Wali Kota Makassar. Rombongan UT Makassar terdiri atas Manajer Marketing dan Registrasi I Made Gunawan Sanjaya, ST; Manajer Pembelajaran dan Ujian Andi Suci Anita, SP, MP; serta Pj Marketing dan Kerja Sama Nina Utami Yanuarvah Sanusi, S.Kom. Juga hadir staf dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Makassar dan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Saat diterima Prof Rahman menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas sambutan hangat dari Wali Kota Makassar. Ia menjelaskan bahwa UT kini berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang mengusung sistem pembelajaran berbasis online yang fleksibel. “Sejak didirikan melalui Keppres 1984, UT hadir memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang sulit dijangkau perguruan tinggi konvensional. Kini, dengan teknologi digital, pembelajaran bisa dilakukan hanya dari genggaman tangan,” jelas Prof Rahman. Ia menambahkan, secara nasional UT memiliki lebih dari 760 ribu mahasiswa aktif, termasuk 11.500 mahasiswa dari Makassar. Mahasiswa UT saat ini sudah mulai bergeser kalau dulu mahasiswanya berumur diatas 25 tahun sekarang mayoritas berasal dari generasi gen Z, dengan 70 persen berusia di bawah 25 tahun. “Ini potensi besar untuk mendongkrak angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Makassar dan Sulsel,” tambahnya. Selain bidang pendidikan, Prof Rahman juga menekankan pentingnya kontribusi UT dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuknya adalah tawaran kerja sama penataan dan pemeliharaan taman publik yang berada di sekitar kampus baru UT Makassar. Wali Kota Munafri Arifuddin menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Ia menilai langkah itu sejalan dengan program Pemkot dalam meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. “Kami akan menindaklanjuti secara teknis, termasuk kemungkinan perjanjian kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat,” ujarnya. Walikota juga meminta agar UT mengambil peran besar dalam peningkatan jenjang pendidikan tinggi di lingkup pemkot makassar baik ASN maupun P3K ,UT adalah tempat yg tepat bagi aparat pemkot karena sistem pembelajaran yg sangat tepat kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun tempat tinggal dan keluarganya ,biaya kuliah juga cukup terjangkau. Dalam kesempatan itu, Prof Rahman juga menyampaikan bahwa UT Makassar akan menggelar Orientasi Mahasiswa Baru (OMS) 2025 pada 20 September mendatang, yang diperkirakan dihadiri sekitar 3.000 lebih peserta. Pihak UT Makassar berharap Wali Kota Munafri Arifuddin berkenan membuka secara resmi kegiatan tersebut. “Ini akan menjadi kehormatan besar sekaligus simbol dukungan Pemkot terhadap pengembangan pendidikan jarak jauh di Makassar,” kata Prof Rahman.
Civitas Akademika Kampus Negeri UT Makassar Meriahkan HUT Kemerdekaan ke-80 dengan Beragam Mata Lomba, Ini Para Pemenangnya

Universirtas Terbuka (UT) Makassar menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan Dies Natalis ke-41 dengan sangat meriah resmi ditutup Selasa siang 19 Agustus 2025. Penutupan ditandai pertandingan final bulutangkis putra yang berlangsung seru. Di cabang bergengsi bulu tangkis putra, Prof. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati pasangan I Made Gunawan Sanjaya/Fajar Iqra, dan posisi ketiga oleh Drs. Effendi, M.Hum/Al Ayyubi. Untuk kategori putri, pasangan Sri Asriani/Nur Azizah sukses mengunci gelar juara, diikuti pasangan Risnasari/Imma di peringkat kedua, serta Pingkan/Ani di peringkat ketiga. Dalam kegiatan Agustusan tahun ini berbagai cabang olahraga dan hiburan digelar, selain bulutangkis juga tenis meja, tarik tambang, lari kelereng, catur, hingga karaoke. Semua kegiatan diikuti dengan antusias oleh dosen, pegawai, dan keluarga besar UT Makassar. Dari pertandingan untuk cabang tenis meja putra, gelari juara pertama diraih pasangan Prof. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM, berpasangan dengan Drs. Jamil, M.Pd. Juara kedua ditempati pasangan Drs. Effendi, M.Hum, dan Drs. Rustam, M.Pd. Sementara posisi ketiga diraih duet Drs. Muin, M.Pd, dan Drs. Juhardi, M.Pd. Untuk kategori tenis meja putri, Sri Asriani tampil perkasa dan keluar sebagai juara pertama. Disusul Imma di posisi kedua, serta Ade di peringkat ketiga. Keseruan juga terlihat di ajang tarik tambang. Pada kategori putra, tim Uki cs berhasil mengunci juara pertama, diikuti tim Drs. Jamil, M.Pd cs di posisi kedua, dan tim Syafruddin, SE., MM cs di posisi ketiga. Untuk kategori putri, tim Suci cs tampil tangguh menyabet juara pertama, disusul Irma cs sebagai runner-up, dan Ani di posisi ketiga. Lomba tradisional lari kelereng tak kalah menarik. Di kategori putra, Furqan berhasil meraih juara pertama, Teguh di posisi kedua, dan Alfian di tempat ketiga. Sementara di kategori putri, Marsha keluar sebagai juara pertama, diikuti Yani di posisi kedua, dan Suci di peringkat ketiga. Pada cabang catur putra, Al’Ayubi sukses menjadi kampiun, disusul Muin di posisi kedua, dan Dika di posisi ketiga. Untuk kategori catur putri, Sri Asriani kembali unjuk gigi dengan menempati posisi pertama, diikuti Nur Aziza di peringkat kedua, serta Lince di peringkat ketiga. Ajang joget balon juga menghadirkan banyak tawa. Untuk kategori putra, pasangan Junaedi/Teguh berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Hardiansyah/Hanief di posisi kedua, serta Ruslan/Rustam di posisi ketiga. Pada kategori putri, pasangan Sri/Tiara menjadi juara pertama, disusul Maryam/Mila sebagai juara kedua, serta Yani/Aisyah di peringkat ketiga. Sementara itu, lomba hiburan karaoke juga memunculkan bintang baru. Pada kategori putra, Bilal berhasil meraih juara pertama, diikuti Bayu di peringkat kedua, dan Rudi di peringkat ketiga. Sedangkan pada kategori putri, Nadya tampil memukau menyabet juara pertama, disusul Fitra di posisi kedua, serta Fitri di posisi ketiga. Ketua Panitia, Rustam Gandong, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian lomba dengan lancar. “Tahun ini ada lima jenis lomba besar yang kami pertandingkan, yaitu olahraga, permainan tradisional, seni, dan hiburan. Alhamdulillah semua berjalan sukses, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi ajang mempererat silaturahmi keluarga besar UT Makassar,” ujarnya. Usai laga final, panitia menggelar penyerahan hadiah kepada para pemenang. Direktur UT Makassar hadir bersama manajer marketing, manajer registrasi, kasubag tata usaha, manajer pembelajaran dan ujian. Sejumlah dosen, staf, dan mahasiswa ikut menyaksikan jalannya acara. Direktur UT Makassar Prof Rahman diacara penutupan menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia. “Kegiatan ini mempererat kebersamaan keluarga besar UT. Semoga semangat sportivitas tetap terjaga,” ujarnya. Ia menegaskan dari beberapa lomba yang dipertandingkan bukan semata-mata mencari juara. “Lebih dari itu, lomba ini adalah wujud kebersamaan, kekompakan, serta bentuk rasa syukur kita atas kemerdekaan bangsa. Semangat inilah yang harus terus kita jaga, termasuk dalam dunia kerja dan pelayanan akademik di UT Makassar,” tuturnya.
UT Makassar Buka Pendaftaran Pascasarjana S-2 dan S-3 2025 Semester Ganjil, Tawarkan 9 Prodi Unggulan

Universitas Terbuka (UT) Makassar kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Pascasarjana S-2 dan S-3 tahun akademik 2025/2026 semester ganjil. Pendaftaran berlangsung sejak 13 Agustus hingga 18 Oktober 2025 dengan menawarkan sembilan program studi unggulan. Pengumuman ini disampaikan pimpinan UT Makassar dalam jumpa pers bersama media mitra di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Kampus Baru UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan kemeriahan peringatan HUT ke-80 RI. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, Manajer Marketing dan Registrasi I Made Gunawan Sanjaya ST, Pj Pembelajaran dan Ujian, Azizah Aliyah, Pj Pembelajaran, Risna Shari, SE, MM, serta Pj Program Pascasarjana Dr Jalil. Acara dipandu oleh Humas UT Makassar Nina Utami dan Y. Sanusi. Dr Jalil menyebutkan, UT Makassar menawarkan sembilan program magister unggulan, yaitu S2 Ilmu Manajemen dengan tiga bidang minat ( keuangan, pemasaran, dan SDM), S2 Administrasi Publik, S2 Studi Lingkungan, S2 Manajemen Perikanan, S2 Pendidikan Matematika, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Anak Usia Dini, S2 Pendidikan Dasar, dan S2 Ilmu Hukum. “Selain itu, UT juga membuka Program Doktoral, yakni S3 Ilmu Manajemen dan S3 Ilmu Administrasi Publik. Mahasiswa Pascasarjana UT tersebar di berbagai daerah, tidak hanya di Sulsel,” ujarnya. Adapun syarat pendaftaran S2 yakni ijazah terakhir, KTP, Pas foto, dan mengisi formulir dengan IPK minimal 2,7. Khusus monodisiplin perikanan dan matematika, IPK minimal ditetapkan 2,5. Untuk Program Doktoral (S3), pendaftaran dibuka sekali setahun pada semester ganjil. Seluruh proses registrasi dilakukan secara daring, sementara pembelajaran berbasis online dapat dipadukan dengan tutorial tatap muka jika terdapat instansi dengan minimal 20 mahasiswa. Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, menegaskan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan layanan untuk membangun kepercayaan masyarakat. “Keunggulan UT ada pada fleksibilitas, layanan prima, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran jarak jauh. Keberadaan Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) di berbagai daerah juga memudahkan mahasiswa mengakses layanan tanpa harus ke Makassar. Kami ingin memastikan kepuasan mahasiswa sehingga UT semakin dipercaya,” tegasnya. Terkait biaya, pendaftaran S2 ditetapkan Rp750 ribu, sedangkan S3 Rp1 juta. Uang kuliah per semester untuk magister sebesar Rp8,5 juta dan program doktoral Rp12,5 juta, ditambah biaya tesis maupun disertasi. Hingga saat ini, meski pendaftaran baru dibuka beberapa hari, sudah ada lima calon mahasiswa Pascasarjana yang mendaftar. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang modern, Prof Rahman optimistis UT Makassar akan terus berkontribusi pada peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional. “Saat ini UT berkontribusi sekitar 19 persen terhadap APK nasional, dan angka ini terus bergerak positif,” tandasnya. (*)
Prodi Sistem Informasi Universitas Terbuka (UT) Raih Akreditasi ‘Baik Sekali’ Pendaftaran Pascasarjana S2 dan S3 Dibuka Lagi

Universitas Terbuka (UT) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Terbaru, Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, meraih akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM-INFOKOM). Pengakuan ini tertuang dalam SK Nomor 167/SK/LAM-INFOKOM/Ak//S/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua Dewan Eksekutif LAM-INFOKOM, Prof Dra Sri Hartati, M.Sc., Ph.D. Masa berlaku akreditasi ditetapkan sejak 16 Agustus 2025 hingga 16 Agustus 2030. Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah kerja keras tim, dukungan pimpinan, serta partisipasi aktif mahasiswa. “Alhamdulillah, ini menjadi bukti komitmen UT dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik maupun non-akademik sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pendidikan tinggi,” ujarnya, Kamis (21/8). Prof Rahman menyebutkan, hampir seluruh prodi di UT kini telah meraih akreditasi peringkat Unggul dan Sangat Baik. Hanya prodi yang baru dibuka yang masih berstatus akreditasi BAN-PT tanpa peringkat. Keberhasilan ini juga meningkatkan kepercayaan publik, terbukti dengan 300.494 pendaftar pada penerimaan mahasiswa baru periode 2025.1, dengan 200.188 di antaranya diterima di program diploma dan sarjana. Selain itu, UT kembali membuka pendaftaran untuk program Pascasarjana jenjang Magister (S2)dan Doktor (S3). Pihak kampus mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan emas ini untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri berstatus PTN-BH dengan akreditasi “A” BAN-PT. Universitas Terbuka dengan sistem perkuliahan daring yang fleksibel, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan kapan saja dan di mana saja tanpa harus hadir secara fisik di kampus. Terkait pendaftaran seleksi dan penerimaan program Doktor dan Magister mulai 13 Agustus hingga 15 Oktober 2025. Pengumpulan berkas administrasi berlangsung 14 Agustus–20 Oktober, tes masuk dijadwalkan 22–23 November, dan wawancara program Doktor pada 6–9 Desember 2025. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan 6 Januari 2026. Registrasi mahasiswa baru berlangsung 6 Januari–9 Februari, pembayaran biaya kuliah 19 Januari–9 Februari, dan unggah berkas persyaratan 13 Januari–7 Februari. Sementara itu, batas akhir pembayaran uang kuliah ditetapkan pada 26 Januari–16 Februari 2026.
Alumni Kampus Negeri UT Jadi Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkona Luwu Timur

Salah seorang alumni kampus negeri Universitas Terbuka (UT) di Luwu Timur, Ilham, S.Pd diberi amanah menjadi Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkota Lutim masa bakti 2025-2030. Guru pada SDN Angkona sejak 2019, terpilih dan diberi amanah oleh para guru-guru yang berkarier pada wilayah kerja Ranting 1 sebanyak 60 orang dengan enam satuan pendidikan yakni; TK Pembina Angkona; SDN 202 Angkona; SDN 208 Lambaru; SDN 210 Maliwowo; SD 212 Bubu; SD Swasta Muhammadiyah. Example 300×600Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkona Lutim, Ilham, S.Pd kepada media menegaskan untuk membesarkan dan mengembangkan PGRI di wilayahnya, berperan aktif dalam setiap kegiatan. Selain itu juga akan memberikan sumbangsih baik moral maupun moril untuk perkembangan organisasi PGRI, tandasnya. Selaku orang nomor satu di PGRI Ranting 1 Cabang Angkona, Ilham menilai amanah selaku ketua ranting menjadi motivasi untuk lebih baik dalam menjalankan amanah yang diberikan. Ilham lahir Pinrang, 14 Maret 1985. Tamat di MA DDI Mangkoso 2001-2004. Sarjana Pendidikan S1 PGSD Universitas Terbuka 2013. Meniti karier jadi guru di SD 210 Maliwowo 2008-2019; SD Angkona 2019-sekarang.***
UT Makassar Meriahkan HUT RI dan Dies Natalis ke-41 dengan Berbagai Lomba

Suasana meriah mewarnai Kampus Universitas Terbuka (UT) Makassar, Rabu (13/8). Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus Dies Natalis ke-41 UT, kampus ini menggelar lima cabang lomba olahraga yang melibatkan dosen, karyawan, staf, dan mahasiswa. Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur UT Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim, di Lapangan Upacara Rooftop Lantai 4 Gedung UT Makassar. Ketua Panitia Drs Rustam melaporkan, lomba yang dipertandingkan meliputi tenis meja putra-putri, bulutangkis putra-putri, tarik tambang, dan karaoke. Rangkaian lomba berlangsung selama lima hari dan mencapai puncak pada 17 Agustus. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta mengikuti pembacaan janji wasit dan janji atlet. Janji wasit dibacakan Dra Hj Husnaeni, M.Pd, sementara janji atlet dibacakan Andi Suci Anita, SP, MP. Hari pertama dimulai dengan laga tenis meja. Bahkan, Prof Rahman Rahim ikut turun gelanggang di nomor bulutangkis dan tenis meja, bersaing dengan para dosen lainnya. Menurutnya, peringatan HUT RI tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan 41 tahun berdirinya UT. “Semangatnya jadi dua kali lipat. Satu untuk 17 Agustus, satu lagi untuk Dies Natalis UT. Tujuan utamanya bukan mencari juara, tapi memupuk kebersamaan,” tegasnya. Prof Rahman menyampaikan empat pesan penting dari kegiatan ini. Pertama, menumbuhkan patriotisme melalui sportivitas. Kedua, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemerdekaan dan sejarah bangsa, termasuk mengingat perjuangan rakyat Palestina di Gaza. Ketiga, mempererat silaturahmi antar-sivitas akademika. Keempat, menjaga kesehatan dan kebugaran untuk menunjang kinerja. Ia juga menyinggung capaian penerimaan mahasiswa baru UT Makassar yang mendekati 6.000 orang. Selain itu, mahasiswa lama yang telah membayar UKT juga hampir menyentuh angka 6.000 orang. “Walau kita sedang berolahraga, kita tetap memantau perkembangan pendaftaran Maba. Semua harus terlibat agar jumlahnya terus bertambah. Dan jangan lupa mendoakan para pendahulu UT,” tutupnya.(*)
Kris Dayanti Kuliah S1 di UT pada Usia 50 Tahun, Ini Jurusan Pilihannya

Penyanyi Kris Dayanti akan mulai kuliah S1 mulai semester ganjil September 2025 mendatang di Universitas Terbuka (UT). Bagi mantan anggota DPR RI ini usianya yang sudah 50 tahun bukan penghalang baginya untuk kuliah S1. Pendidikan formal tinggi memang mimpinya yang belum terwujud. “Baru sempat sekarang, karena memang waktunya. Ilmu dan pendidikan itu kan kehidupan yang terus berjalan. Jadi kapan pun waktunya untuk menimba ilmu, saya rasa enggak ada kata terlambat,” kata Kris Dayanti dilansir Kompas.com, Senin (11/8/2025). Kesibukannya di masa lalu menyita waktu penyanyi yang akrab disapa KD ini untuk bisa melaksanakan perkuliahan. “Sejak SMA saya belum sempat kuliah. Lalu saya mengambil pendidikan singkat di bidang public speaking. Setelah itu, saya sudah senang mencari uang sejak muda. Ya sudah, kerja sampai tua,” ucap Kris Dayanti. Istri pengusaha Raul Lemos ini memilih Jurusan Ilmu Pemerintahan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Keputusannya untuk berkuliah ini bukan hanya demi gelar, tetapi juga untuk menambah wawasan setelah pernah menjabat di Senayan pada 2019-2024. “Ya, ini kesempatan untuk belajar. Waktu di parlemen, saya juga gunakan untuk belajar, dan sekarang dilanjutkan di bangku kuliah. Saya pikir enggak masalah, usia kapan saja, yang penting bisa terus bermanfaat,” tutur Kris Dayanti. Sebagai informasi saat ini Kris Dayanti masih tergabung dalam partai PDIP Perjuangan. Ia sempat maju sebagai calon Wali Kota Batu saat Pilkada 2024 namun tidak menang.
Jumlah pendaftar mahasiswa baru (maba) Universitas Terbuka (UT) Makassar untuk masa registrasi 2025.1 hingga 11 Agustus 2025 telah menembus angka 5.800 orang.

Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut masih berpotensi meningkat hingga penutupan pendaftaran pada 16 Agustus 2025, disusul batas akhir pembayaran uang kuliah pada 18 Agustus 2025. “Program studi yang paling diminati antara lain Hukum, Manajemen, Administrasi Publik, Pendidikan, serta sejumlah prodi di Fakultas Sains dan Teknologi,” jelas Prof Rahman, Senin (11/8/2025). Menurutnya, tingginya minat calon mahasiswa tak lepas dari sistem perkuliahan di UT yang fleksibel, berbasis pembelajaran jarak jauh, dan dapat diakses secara daring maupun luring. Konsep ini memungkinkan mahasiswa menyesuaikan jadwal belajar dengan aktivitas kerja atau kesibukan lainnya. UT juga memberikan kemudahan akses materi kuliah melalui modul cetak, bahan ajar digital, dan tutorial online yang dapat diikuti dari berbagai daerah. Ia juga mengimbau seluruh mahasiswa lama (on-going) untuk mematuhi jadwal registrasi dan batas akhir pembayaran. “Jika tidak melakukan registrasi dan pembayaran, mahasiswa dipastikan tidak terdaftar pada semester atau masa kuliah yang segera berjalan,” tegasnya. UT Makassar menargetkan jumlah mahasiswa aktif pada 2025 mencapai 15.000 orang, meningkat dari periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 10.087 mahasiswa aktif. Prof Rahman juga menjelaskan, pendaftaran mahasiswa baru UT dapat dilakukan secara daring melalui laman sia.ut.ac.id atau langsung datang ke Kantor Sentra Layanan UT yang ada di Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan. Calon mahasiswa cukup menyiapkan dokumen seperti ijazah terakhir, KTP, pas foto, dan mengisi formulir pendaftaran. UT juga menyediakan berbagai jalur layanan untuk memudahkan calon mahasiswa yang berdomisili di luar kota atapun luar negeri.(*) Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Antusias Tinggi, UT Makassar Catat 5.800 Pendaftar Mahasiswa Baru, https://makassar.tribunnews.com/2025/08/12/antusias-tinggi-ut-makassar-catat-5800-pendaftar-mahasiswa-baru.