UT Makassar Buka Pendaftaran Pascasarjana S-2 dan S-3 2025 Semester Ganjil, Tawarkan 9 Prodi Unggulan

Universitas Terbuka (UT) Makassar kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Pascasarjana S-2 dan S-3 tahun akademik 2025/2026 semester ganjil. Pendaftaran berlangsung sejak 13 Agustus hingga 18 Oktober 2025 dengan menawarkan sembilan program studi unggulan. Pengumuman ini disampaikan pimpinan UT Makassar dalam jumpa pers bersama media mitra di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Kampus Baru UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan kemeriahan peringatan HUT ke-80 RI. Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, Manajer Marketing dan Registrasi I Made Gunawan Sanjaya ST, Pj Pembelajaran dan Ujian, Azizah Aliyah, Pj Pembelajaran, Risna Shari, SE, MM, serta Pj Program Pascasarjana Dr Jalil. Acara dipandu oleh Humas UT Makassar Nina Utami dan Y. Sanusi. Dr Jalil menyebutkan, UT Makassar menawarkan sembilan program magister unggulan, yaitu S2 Ilmu Manajemen dengan tiga bidang minat ( keuangan, pemasaran, dan SDM), S2 Administrasi Publik, S2 Studi Lingkungan, S2 Manajemen Perikanan, S2 Pendidikan Matematika, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Anak Usia Dini, S2 Pendidikan Dasar, dan S2 Ilmu Hukum. “Selain itu, UT juga membuka Program Doktoral, yakni S3 Ilmu Manajemen dan S3 Ilmu Administrasi Publik. Mahasiswa Pascasarjana UT tersebar di berbagai daerah, tidak hanya di Sulsel,” ujarnya. Adapun syarat pendaftaran S2 yakni ijazah terakhir, KTP, Pas foto, dan mengisi formulir dengan IPK minimal 2,7. Khusus monodisiplin perikanan dan matematika, IPK minimal ditetapkan 2,5. Untuk Program Doktoral (S3), pendaftaran dibuka sekali setahun pada semester ganjil. Seluruh proses registrasi dilakukan secara daring, sementara pembelajaran berbasis online dapat dipadukan dengan tutorial tatap muka jika terdapat instansi dengan minimal 20 mahasiswa. Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, menegaskan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan layanan untuk membangun kepercayaan masyarakat. “Keunggulan UT ada pada fleksibilitas, layanan prima, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran jarak jauh. Keberadaan Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut) di berbagai daerah juga memudahkan mahasiswa mengakses layanan tanpa harus ke Makassar. Kami ingin memastikan kepuasan mahasiswa sehingga UT semakin dipercaya,” tegasnya. Terkait biaya, pendaftaran S2 ditetapkan Rp750 ribu, sedangkan S3 Rp1 juta. Uang kuliah per semester untuk magister sebesar Rp8,5 juta dan program doktoral Rp12,5 juta, ditambah biaya tesis maupun disertasi. Hingga saat ini, meski pendaftaran baru dibuka beberapa hari, sudah ada lima calon mahasiswa Pascasarjana yang mendaftar. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang modern, Prof Rahman optimistis UT Makassar akan terus berkontribusi pada peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional. “Saat ini UT berkontribusi sekitar 19 persen terhadap APK nasional, dan angka ini terus bergerak positif,” tandasnya. (*)

Prodi Sistem Informasi Universitas Terbuka (UT) Raih Akreditasi ‘Baik Sekali’ Pendaftaran Pascasarjana S2 dan S3 Dibuka Lagi

Universitas Terbuka (UT) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Terbaru, Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, meraih akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM-INFOKOM). Pengakuan ini tertuang dalam SK Nomor 167/SK/LAM-INFOKOM/Ak//S/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua Dewan Eksekutif LAM-INFOKOM, Prof Dra Sri Hartati, M.Sc., Ph.D. Masa berlaku akreditasi ditetapkan sejak 16 Agustus 2025 hingga 16 Agustus 2030. Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah kerja keras tim, dukungan pimpinan, serta partisipasi aktif mahasiswa. “Alhamdulillah, ini menjadi bukti komitmen UT dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik maupun non-akademik sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pendidikan tinggi,” ujarnya, Kamis (21/8). Prof Rahman menyebutkan, hampir seluruh prodi di UT kini telah meraih akreditasi peringkat Unggul dan Sangat Baik. Hanya prodi yang baru dibuka yang masih berstatus akreditasi BAN-PT tanpa peringkat. Keberhasilan ini juga meningkatkan kepercayaan publik, terbukti dengan 300.494 pendaftar pada penerimaan mahasiswa baru periode 2025.1, dengan 200.188 di antaranya diterima di program diploma dan sarjana. Selain itu, UT kembali membuka pendaftaran untuk program Pascasarjana jenjang Magister (S2)dan Doktor (S3). Pihak kampus mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan emas ini untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri berstatus PTN-BH dengan akreditasi “A” BAN-PT. Universitas Terbuka dengan sistem perkuliahan daring yang fleksibel, mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan kapan saja dan di mana saja tanpa harus hadir secara fisik di kampus. Terkait pendaftaran seleksi dan penerimaan program Doktor dan Magister mulai 13 Agustus hingga 15 Oktober 2025. Pengumpulan berkas administrasi berlangsung 14 Agustus–20 Oktober, tes masuk dijadwalkan 22–23 November, dan wawancara program Doktor pada 6–9 Desember 2025. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan 6 Januari 2026. Registrasi mahasiswa baru berlangsung 6 Januari–9 Februari, pembayaran biaya kuliah 19 Januari–9 Februari, dan unggah berkas persyaratan 13 Januari–7 Februari. Sementara itu, batas akhir pembayaran uang kuliah ditetapkan pada 26 Januari–16 Februari 2026.

Alumni Kampus Negeri UT Jadi Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkona Luwu Timur

Salah seorang alumni kampus negeri Universitas Terbuka (UT) di Luwu Timur, Ilham, S.Pd diberi amanah menjadi Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkota Lutim masa bakti 2025-2030. Guru pada SDN Angkona sejak 2019, terpilih dan diberi amanah oleh para guru-guru yang berkarier pada wilayah kerja Ranting 1 sebanyak 60 orang dengan enam satuan pendidikan yakni; TK Pembina Angkona; SDN 202 Angkona; SDN 208 Lambaru; SDN 210 Maliwowo; SD 212 Bubu; SD Swasta Muhammadiyah. Example 300×600Ketua PGRI Ranting 1 Cabang Angkona Lutim, Ilham, S.Pd kepada media menegaskan untuk membesarkan dan mengembangkan PGRI di wilayahnya, berperan aktif dalam setiap kegiatan. Selain itu juga akan memberikan sumbangsih baik moral maupun moril untuk perkembangan organisasi PGRI, tandasnya. Selaku orang nomor satu di PGRI Ranting 1 Cabang Angkona, Ilham menilai amanah selaku ketua ranting menjadi motivasi untuk lebih baik dalam menjalankan amanah yang diberikan. Ilham lahir Pinrang, 14 Maret 1985. Tamat di MA DDI Mangkoso 2001-2004. Sarjana Pendidikan S1 PGSD Universitas Terbuka 2013. Meniti karier jadi guru di SD 210 Maliwowo 2008-2019; SD Angkona 2019-sekarang.***

UT Makassar Meriahkan HUT RI dan Dies Natalis ke-41 dengan Berbagai Lomba

Suasana meriah mewarnai Kampus Universitas Terbuka (UT) Makassar, Rabu (13/8). Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus Dies Natalis ke-41 UT, kampus ini menggelar lima cabang lomba olahraga yang melibatkan dosen, karyawan, staf, dan mahasiswa. Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur UT Makassar, Prof Dr Abdul Rahman Rahim, di Lapangan Upacara Rooftop Lantai 4 Gedung UT Makassar. Ketua Panitia Drs Rustam melaporkan, lomba yang dipertandingkan meliputi tenis meja putra-putri, bulutangkis putra-putri, tarik tambang, dan karaoke. Rangkaian lomba berlangsung selama lima hari dan mencapai puncak pada 17 Agustus. Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta mengikuti pembacaan janji wasit dan janji atlet. Janji wasit dibacakan Dra Hj Husnaeni, M.Pd, sementara janji atlet dibacakan Andi Suci Anita, SP, MP. Hari pertama dimulai dengan laga tenis meja. Bahkan, Prof Rahman Rahim ikut turun gelanggang di nomor bulutangkis dan tenis meja, bersaing dengan para dosen lainnya. Menurutnya, peringatan HUT RI tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan 41 tahun berdirinya UT. “Semangatnya jadi dua kali lipat. Satu untuk 17 Agustus, satu lagi untuk Dies Natalis UT. Tujuan utamanya bukan mencari juara, tapi memupuk kebersamaan,” tegasnya. Prof Rahman menyampaikan empat pesan penting dari kegiatan ini. Pertama, menumbuhkan patriotisme melalui sportivitas. Kedua, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemerdekaan dan sejarah bangsa, termasuk mengingat perjuangan rakyat Palestina di Gaza. Ketiga, mempererat silaturahmi antar-sivitas akademika. Keempat, menjaga kesehatan dan kebugaran untuk menunjang kinerja. Ia juga menyinggung capaian penerimaan mahasiswa baru UT Makassar yang mendekati 6.000 orang. Selain itu, mahasiswa lama yang telah membayar UKT juga hampir menyentuh angka 6.000 orang. “Walau kita sedang berolahraga, kita tetap memantau perkembangan pendaftaran Maba. Semua harus terlibat agar jumlahnya terus bertambah. Dan jangan lupa mendoakan para pendahulu UT,” tutupnya.(*)

Kris Dayanti Kuliah S1 di UT pada Usia 50 Tahun, Ini Jurusan Pilihannya

Penyanyi Kris Dayanti akan mulai kuliah S1 mulai semester ganjil September 2025 mendatang di Universitas Terbuka (UT). Bagi mantan anggota DPR RI ini usianya yang sudah 50 tahun bukan penghalang baginya untuk kuliah S1. Pendidikan formal tinggi memang mimpinya yang belum terwujud. “Baru sempat sekarang, karena memang waktunya. Ilmu dan pendidikan itu kan kehidupan yang terus berjalan. Jadi kapan pun waktunya untuk menimba ilmu, saya rasa enggak ada kata terlambat,” kata Kris Dayanti dilansir Kompas.com, Senin (11/8/2025). Kesibukannya di masa lalu menyita waktu penyanyi yang akrab disapa KD ini untuk bisa melaksanakan perkuliahan. “Sejak SMA saya belum sempat kuliah. Lalu saya mengambil pendidikan singkat di bidang public speaking. Setelah itu, saya sudah senang mencari uang sejak muda. Ya sudah, kerja sampai tua,” ucap Kris Dayanti. Istri pengusaha Raul Lemos ini memilih Jurusan Ilmu Pemerintahan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Keputusannya untuk berkuliah ini bukan hanya demi gelar, tetapi juga untuk menambah wawasan setelah pernah menjabat di Senayan pada 2019-2024. “Ya, ini kesempatan untuk belajar. Waktu di parlemen, saya juga gunakan untuk belajar, dan sekarang dilanjutkan di bangku kuliah. Saya pikir enggak masalah, usia kapan saja, yang penting bisa terus bermanfaat,” tutur Kris Dayanti. Sebagai informasi saat ini Kris Dayanti masih tergabung dalam partai PDIP Perjuangan. Ia sempat maju sebagai calon Wali Kota Batu saat Pilkada 2024 namun tidak menang.

Jumlah pendaftar mahasiswa baru (maba) Universitas Terbuka (UT) Makassar untuk masa registrasi 2025.1 hingga 11 Agustus 2025 telah menembus angka 5.800 orang. 

Direktur  UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut masih berpotensi meningkat hingga penutupan pendaftaran pada 16 Agustus 2025, disusul batas akhir pembayaran uang kuliah pada 18 Agustus 2025. “Program studi yang paling diminati antara lain Hukum, Manajemen, Administrasi Publik, Pendidikan, serta sejumlah prodi di Fakultas Sains dan Teknologi,” jelas Prof Rahman, Senin (11/8/2025). Menurutnya, tingginya minat calon mahasiswa tak lepas dari sistem perkuliahan di UT yang fleksibel, berbasis pembelajaran jarak jauh, dan dapat diakses secara daring maupun luring. Konsep ini memungkinkan mahasiswa menyesuaikan jadwal belajar dengan aktivitas kerja atau kesibukan lainnya. UT juga memberikan kemudahan akses materi kuliah melalui modul cetak, bahan ajar digital, dan tutorial online yang dapat diikuti dari berbagai daerah. Ia juga mengimbau seluruh mahasiswa lama (on-going) untuk mematuhi jadwal registrasi dan batas akhir pembayaran. “Jika tidak melakukan registrasi dan pembayaran, mahasiswa dipastikan tidak terdaftar pada semester atau masa kuliah yang segera berjalan,” tegasnya. UT Makassar menargetkan jumlah mahasiswa aktif pada 2025 mencapai 15.000 orang, meningkat dari periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 10.087 mahasiswa aktif. Prof Rahman juga  menjelaskan, pendaftaran mahasiswa baru UT dapat dilakukan secara daring melalui laman sia.ut.ac.id atau langsung datang ke Kantor Sentra Layanan UT yang ada di Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan. Calon mahasiswa cukup menyiapkan dokumen seperti ijazah terakhir, KTP, pas foto, dan mengisi formulir pendaftaran. UT juga menyediakan berbagai jalur layanan untuk memudahkan calon mahasiswa yang berdomisili di luar kota atapun luar negeri.(*) Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Antusias Tinggi, UT Makassar Catat 5.800 Pendaftar Mahasiswa Baru, https://makassar.tribunnews.com/2025/08/12/antusias-tinggi-ut-makassar-catat-5800-pendaftar-mahasiswa-baru.

Kunjungi UT Makassar, Sekretaris MWA UT Tegaskan Transformasi dan Peran Strategis PTN-BH

Universitas Terbuka (UT) Makassar menerima kunjungan kerja Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) UT, Dr. Ake Wihadanto, S.E., M.T., Rabu (6/8/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) serta peran strategis MWA dalam tata kelola kampus. Kegiatan yang berlangsung di Kampus UT Makassar tersebut dihadiri Direktur UT Makassar Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, Manajer Pembelajaran dan Ujian Andi Suci Anita, S.P., M.P., Manajer Marketing dan Registrasi I Made Gunawan Sanjaya, S.T., Kasubag Tata Usaha Safruddin, S.E., M.M., serta seluruh dosen dan pegawai di lingkungan UT Makassar. Dalam paparannya, Ake menjelaskan bahwa status PTN-BH bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan bentuk transformasi menyeluruh yang menyasar aspek kelembagaan, sumber daya manusia, hingga akademik. Transformasi ini, kata dia, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan perguruan tinggi yang modern, otonom, dan berdaya saing global. “Sebagai PTN-BH, UT telah melakukan lompatan dalam capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, salah satunya ditandai dengan keberhasilan sejumlah program studi meraih akreditasi internasional,” ungkap Ake. Lebih lanjut, Ake menegaskan bahwa transformasi UT juga tercermin dari sinergi global yang dijalin dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. UT telah bermitra dengan Chungbuk National University dan Yeungnam University dalam pengembangan Program Studi Kewirausahaan serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mulai dari magang, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga riset kolaboratif. “Di sisi lain, kerja sama dengan platform Coursera dan Bursa Efek Indonesia (IDX) juga terus mendorong inovasi bahan ajar dan peningkatan kualitas pembelajaran,” tambahnya. Terkait pelayanan dan biaya pendidikan, Ake memastikan bahwa sebagai PTN-BH, UT tetap menjaga prinsip keterjangkauan. UT juga mengelola endowment fund untuk menjamin keberlangsungan dan efektivitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi tiga organ utama dalam struktur tata kelola UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Menurut Ake, tata kelola PTN-BH yang sehat dan berkelanjutan bertumpu pada kerja sama erat antara MWA, Senat Akademik (SA), dan Rektor. Ketiganya memiliki peran dan tupoksi yang berbeda, namun saling melengkapi dan bersinergi untuk menjamin keberhasilan misi institusi. “MWA memiliki kewenangan strategis, termasuk dalam kondisi tertentu mengambil keputusan tertinggi yang bersifat mengikat bagi seluruh organ UT. Tapi ini dilakukan dalam semangat kolaboratif, bukan kompetitif,” tegas Ake di hadapan sivitas akademika UT Makassar. Ia menambahkan, struktur ini memungkinkan UT bergerak lebih adaptif dan akuntabel dalam menghadapi tantangan global, tanpa kehilangan prinsip transparansi dan kualitas akademik. Lebih lanjut, Ake juga memaparkan komitmen UT dalam menjamin keberlanjutan institusi melalui pengelolaan dana abadi (endowment fund). Dana tersebut, kata dia, tidak digunakan untuk belanja operasional, melainkan disimpan sebagai jaminan masa depan UT. Dana abadi tersebut diharapkan terus meningkat dan tumbuh dari tahun ke tahun. “Yang dipakai adalah hasil dari pengelolaan dana tersebut. Ini yang kemudian digunakan untuk pengembangan institusi, peningkatan kualitas pembelajaran, riset, serta mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelasnya. Dengan sistem pengelolaan yang matang dan berorientasi jangka panjang, UT menunjukkan komitmennya sebagai PTN-BH yang tidak hanya otonom secara hukum dan keuangan, tetapi juga berdaya saing secara global dan berkelanjutan. Sementara itu, Direktur UT Makassar Prof. Abdul Rahman Rahim dalam sambutannya menyoroti pentingnya sosialisasi status PTN-BH kepada masyarakat dan civitas akademika. Menurutnya, masih banyak pihak yang belum memahami secara utuh makna dan implikasi dari status ini. “PTN-BH bukan berarti komersialisasi, tetapi bentuk peningkatan kualitas tata kelola dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan aksesibilitas. Dalam konteks ini, keberadaan MWA sangat penting dalam menetapkan arah kebijakan umum dan melakukan pengawasan non-akademik,” ujarnya. Prof Rahman berharap kunjungan ini dapat meluruskan berbagai persepsi keliru yang masih berkembang dan memperkuat semangat sivitas UT dalam menghadapi tantangan global.(*)

UT Makassar dan Pemkab Sidrap Sepakat Dorong Pendidikan Guru Lewat Program RPL

Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyambut baik kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Makassar, khususnya dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, terutama para tenaga pendidik. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama Penanggung Jawab Wilayah (PJW) UT Sidrap, Jamil, dalam momentum Temu Guru PGRI Cabang Maritengngae yang berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Bupati Sidrap, H. Syahruddin Alrif, menilai program yang ditawarkan UT sejalan dengan kebutuhan masyarakat daerah, terutama dalam menyediakan akses kuliah fleksibel bagi guru-guru yang memiliki keterbatasan waktu. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan seseorang menyelesaikan pendidikan lebih cepat melalui pengakuan atas pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya. “Program RPL ini sangat membantu masyarakat kami, khususnya para guru yang sibuk bekerja, agar bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas utamanya. Ini solusi nyata untuk meningkatkan kualitas guru tanpa mengorbankan waktu,” ujar Syahruddin usai penandatanganan kerja sama bersama UT, Kamis malam (31/7/2025) di hadapan ribuan guru TK, SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Maritengngae, dalam acara temu guru PGRI. Bupati juga mendorong agar kerja sama ini ditindaklanjuti secara konkret oleh UT, hingga pada tahap pendampingan personal bagi calon mahasiswa. Ia berharap masyarakat Sidrap, terutama para pendidik, dapat memanfaatkan program ini secara maksimal untuk menjadi guru-guru yang hebat dan berkualitas. “Kami harap UT terus menindaklanjuti program ini sampai ke tingkat personal. Program kuliah fleksibel seperti RPL ini sangat potensial diminati masyarakat Sidrap,” pungkasnya. Sekadar diketahui saat ini, UT memiliki empat fakultas utama dan satu program pascasarjana yang membawahi 57 program studi dari jenjang diploma, sarjana, magister, hingga doktor. Keempat fakultas tersebut adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Adapun untuk jenjang Magister dan Doktor, pendaftaran baru akan dibuka pada Agustus 2025. Saat ini, UT memiliki enam program studi magister, yakni Magister Manajemen, Magister Manajemen Perikanan, Magister Administrasi Publik, Magister Pendidikan Dasar, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Hukum. Selain itu juga membuka program RPL yang juga cukup diminati karena masa studi lebih cepat dan jumlah SKS lebih sedikit. Calon mahasiswa dapat mendaftar secara daring melalui laman resmi UT di admisi-sia.ut.ac.id atau datang langsung ke Sentra Layanan UT (SALUT) yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.(*)

UT Makassar Catat 5.192 Pendaftar Baru, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 10 Agustus

Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Terbuka (UT) Makassar terus meningkat. Hingga akhir Juli 2025, tercatat sebanyak 5.192 orang telah mendaftar sebagai calon mahasiswa baru program Diploma dan Sarjana. Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, mengingat masa pendaftaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2025. “Alhamdulillah, ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap sistem pembelajaran jarak jauh yang kami kembangkan. UT akan terus menghadirkan akses pendidikan tinggi yang terbuka dan terjangkau bagi semua kalangan,” ujarnya, Selasa (30/7). Menurut Prof Rahman, proses pendaftaran di UT cukup mudah. Calon mahasiswa tidak perlu mengikuti tes masuk, melainkan cukup melalui seleksi administrasi dengan biaya pendaftaran hanya Rp100 ribu. “Biaya kuliah juga sangat terjangkau, mulai dari Rp1,3 juta per semester. Tidak ada uang pangkal maupun biaya pembangunan,” tambahnya. UT Makassar menerapkan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh (PJJ), yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara fleksibel tanpa hambatan waktu dan tempat. Sistem ini dinilai cocok bagi pekerja, ibu rumah tangga, hingga mereka yang berada di wilayah terpencil. Saat ini, UT memiliki empat fakultas utama dan satu program pascasarjana yang membawahi 57 program studi dari jenjang diploma, sarjana, magister, hingga doktor. Keempat fakultas tersebut adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Adapun untuk jenjang Magister dan Doktor, pendaftaran baru akan dibuka pada Agustus 2025. Saat ini, UT memiliki enam program studi magister, yakni Magister Manajemen, Magister Manajemen Perikanan, Magister Administrasi Publik, Magister Pendidikan Dasar, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Hukum. Selain itu juga membuka program RPL yang juga cukup diminati karena masa studi lebih cepat dan jumlah SKS lebih sedikit. Prof Rahman optimistis, jumlah mahasiswa aktif UT Makassar bisa tembus hingga 15.000 orang pada 2025. Target itu dinilai realistis, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan digital yang fleksibel. Calon mahasiswa dapat mendaftar secara daring melalui laman resmi UT di admisi-sia.ut.ac.id atau datang langsung ke Sentra Layanan UT (SALUT) yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.(*)

Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Terbuka Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan prestasi gemilang. Program Doktor Ilmu Manajemen UT resmi meraih akreditasi “Unggul” dari LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi). Capaian ini menjadi bukti konsistensi UT dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang doktoral, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai pionir pendidikan jarak jauh berbasis teknologi di Indonesia. Akreditasi tersebut diberikan setelah melalui asesmen menyeluruh terhadap berbagai aspek, seperti kurikulum, kualitas dosen, proses pembelajaran, publikasi ilmiah, hingga infrastruktur dan tata kelola institusi. “Predikat Unggul ini menjadi tonggak penting bagi Program Doktor Ilmu Manajemen UT. Ini merupakan pengakuan atas kualitas dan dedikasi sivitas akademika dalam mengembangkan pendidikan jarak jauh yang berkualitas,” ujar Prof. Dr. Abd. Rahman Rahim, SE., M.M., Direktur UT Makassar, Senin (25/7/2025). Pendidikan Fleksibel, Berbasis TeknologiProgram Doktor Ilmu Manajemen UT dikenal luas karena memberikan solusi pendidikan bagi kalangan profesional dan akademisi yang ingin melanjutkan studi S-3 tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama. Dengan sistem pembelajaran fleksibel berbasis digital, UT membuka akses pendidikan tinggi berkualitas hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh sistem konvensional. Predikat “Unggul” dari LAMEMBA ini memperkuat posisi UT sebagai perguruan tinggi yang tak hanya unggul secara sistem dan teknologi, tetapi juga memenuhi standar akademik tinggi yang diakui secara nasional. Penerimaan Mahasiswa Baru DibukaSaat ini, UT Makassar membuka penerimaan mahasiswa baru untuk berbagai jalur dan program studi, dengan jadwal sebagai berikut: Jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau): hingga 28 Juli 2025Jalur Non RPL / Non Alih Kredit: hingga 13 Agustus 2025Program Pascasarjana (S-2 dan S-3): 13 Agustus – 18 Oktober 2025Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan: https://admisi-sia.ut.ac.id atau secara langsung ke Kampus UT Makassar, Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 19, Simpang Lima Bandara, Kota Makassar, atau melalui layanan SALUT UT Makassar. (*)