Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 di UT Makassar, Teguhkan Komitmen Terhadap Ideologi Bangsa

Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6), dengan mengusung tema nasional dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sivitas akademika UT Makassar sebagai bentuk komitmen memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim yang membacakan sambutan resmi dari Kepala BPIP RI, menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pedoman dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, yang tertuang dalam agenda prioritas nasional “Asta Cita”. “Tanpa arah ideologis, kemajuan bangsa bisa goyah. Pembangunan ekonomi tanpa nilai Pancasila dapat menimbulkan ketimpangan, sementara kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral bisa berujung pada dehumanisasi,” ujar Abdul Rahman Rahim. Disampaikan pula bahwa revitalisasi nilai-nilai Pancasila penting dilakukan dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. HARI PANCASILA – Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6/2025).HARI PANCASILA – Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor kampus pada Senin (2/6/2025).Pancasila harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan, serta menjadi panduan dalam interaksi di ruang maya. Peran semua elemen bangsa, dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, untuk menjadi pelaku aktif dalam membumikan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam tindakan nyata masyarakat, sebagai fondasi utama menuju Indonesia Raya yang berdaulat, adil dan bermartabat. Ia juga menyoroti sejarah panjang pembentukan Pancasila melalui tiga fase penting, yakni pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila pada 18 Agustus 1945. Peringatan tahun ini juga menjadi momentum ke-80 tahun kelahiran Pancasila, yang terus relevan dalam membangun bangsa yang berdaulat dan mandiri di tengah dinamika global. Di akhir pidato, Direktur UT Makassar. Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim menekankan “Mari jadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan membangun masa depan Indonesia yang maju secara moral dan sejahtera secara adil,” tutup Gusnar. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia.(*)
UT Makassar Uji Seleksi Camaba Pascasarjana, Tawarkan Enam Prodi Jadi Pilihan

Universitas Terbuka (UT) Makassar menyelenggarakan tes seleksi calon mahasiswa baru program Pascasarjana jenjang S2, Sabtu–Minggu (24–25/5/2025). Tes ini berlangsung di Gedung UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Hasanuddin. Penanggungjawab Pascasarjana UT Makassar, Dr Jalil, SP, MP dalam rilisnya ke media menyebutkan, peserta yang mengikuti seleksi dari enam program studi yang ditawarkan, yaitu Magister Manajemen (MM), Magister Manajemen Perikanan (MMP), Magister Administrasi Publik (MAP), Magister Pendidikan Dasar (MPDR), Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI), dan Magister Hukum (MHUM). Dikatakan Dr Jalil, bahwa masing-masing program studi diikuti oleh jumlah peserta yang bervariasi. MMP dan MM masing-masing diikuti oleh lima peserta, MAP oleh tiga peserta, MHUM oleh empat peserta, MPDR oleh dua peserta, dan MPBI oleh satu peserta. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Sulawesi Selatan, diantaranya Makassar, Bone, Barru, Sidrap, Pinrang, Bulukumba, Tana Toraja, Toraja Utara, serta Sinjai. Sementara dari luar provinsi, peserta berasal dari Jakarta, Bandung, Lombok, dan Gorontalo. Pengumuman hasil tes dijadwalkan pada 18 Juni 2025. UT Makassar juga akan membuka kembali pendaftaran mahasiswa baru untuk semester berikutnya pada Agustus 2025, mencakup program Magister dan Doktor. Informasi lebih lanjut mengenai program Pascasarjana UT Makassar dapat diperoleh dengan menghubungi Dr. Jalil selaku Penanggung Jawab Pascasarjana UT Makassar. Sementara itu Direktur Universitas Terbuka (UT) Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta yang mengikuti tes calon mahasiswa baru (camaba) Program Pascasarjana S2 UT Makassar dapat mengerjakan soal-soal dengan baik dan benar. Hal ini diungkapkan menyusul pelaksanaan tes yang digelar pada 24–25 Mei 2025 di Gedung UT Makassar, Simpang Lima Bandara Hasanuddin. “Kami berharap semua peserta yang ikut tes mampu menjawab soal-soal ujian dengan baik dan benar, sehingga dinyatakan lulus dan dapat diterima sebagai mahasiswa program Pascasarjana UT Makassar,” ujar Prof. Abdul Rahman, Minggu (25/5/2025). Ia menjelaskan, apabila peserta lulus dan kemudian menjalani studi secara tekun dengan mengikuti sistem pembelajaran mandiri yang terbimbing, maka mereka berpeluang menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari dua tahun. Hal ini dimungkinkan apabila hasil ujian pada setiap semester menunjukkan capaian nilai yang memuaskan. Adapun pengumuman hasil tes Pascasarjana UT Makassar dijadwalkan pada 18 Juni 2025. Program Pascasarjana S2 UT Makassar saat ini menawarkan enam program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Manajemen Perikanan, Magister Administrasi Publik, Magister Pendidikan Dasar, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Hukum. Lebih lanjut, Prof Rahman juga menginformasikan bahwa UT Makassar saat ini sedang membuka pendaftaran calon mahasiswa baru untuk program Diploma dan Sarjana (S1), yang akan berlangsung hingga Agustus 2025. Berbeda dengan Pascasarjana, pendaftaran program Diploma dan S1 tidak mensyaratkan tes masuk. “Untuk program non-pascasarjana, calon mahasiswa cukup melengkapi berkas administrasi sesuai jalur yang dipilih, baik jalur reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), tanpa harus mengikuti ujian seleksi,” tambahnya. Pendaftaran untuk seluruh program UT dilakukan secara daring melalui laman admisi-sia.ut.ac.id atau melalui sentra layanan (SALUT) ut di kab/kota se-Sulsel.(*)
Tiba di Makassar, Rektor UT Akan Resmikan SALUT di Toraja dan Bantaeng

Rektor UT Prof Ojat Darojat M.Bus, Ph.D didampingi tiga staf kembali melaksanakan kunjungan kerja di UT Makassar untuk meresmikan Sentra Layanan UT (SALUT) Toraja dan Bantaeng, Kamis (16/5/2024). Kedatangan orang nomor satu di kampus bertatus PTN BH ini disambut di Bandara Sultan Hasanuddin oleh Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE MM. Direktur UT Makassar, Prof A Rahman Rahim mengatakan, kunjungan kerja Rektor UT ke daerah untuk meresmikan SALUT yang ada di Toraja serta di Bantaeng. Sesuai agenda, Jumat (17/5/2024) Rektor UT akan meresmikan SALUT Toraja dan selanjutnya menuju ke Bantaeng untuk meresmikan SALUT yang di daerah itu. “Sebelumnya Rektor UT ini sudah pernah meresmikan SALUT yang ada di Bone, Wajo, Gowa dan Jeneponto pada April 2022” katanya. Peresmian dua SALUT ini menjadikan UT Makassar telah memiliki 11 SALUT menyebar pada kabupaten dan kota se-Sulsel. SALUT tersebut hadir di Bone, Wajo, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, Parepare, Palopo, Selayar. “SALUT merupakan fasilitas UT yang berada di kota/kabupaten strategis untuk memberi dukungan layanan bagi mahasiswa, calon mahasiswa atau anggota masyarakat terkait dengan informasi ke-UT-an, kegiatan pembelajaran dan kegiatan pendidikan lainnya,” kata Prof Rahman. “Fasilitas layanan didukung dengan perangkat komputer, jaringan internet berkecepatan tinggi dan perangkat lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk berlatih mengoperasikan komputer dan internet dalam mengakses sumber belajar secara online, melakukan registrasi dan pemesanan bahan ajar secara online, kegiatan belajar dan ujian secara online dan berbagai macam layanan UT lain,” tegasnya.(*)
Direktur Universitas Terbuka (UT) Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Layanan UT (Salut) Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (15/5/2025).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat jaringan kemitraan sekaligus memantapkan target pencapaian 15.000 mahasiswa di wilayah layanan UT Makassar. Saat ini, jumlah mahasiswa UT Makassar sudah mencapai lebih dari 10 ribu orang dan di Luwu Timur sendiri mahasiswa UT telah mencapai lebih dari 700 orang. Dalam kunjungan tersebut, Prof Rahman didampingi Kepala Sentra Layanan UT Mangkutana, Sitti Nurma sempat menyempatkan diri bertemu dengan beberapa guru yang juga alumni UT serta mahasiswa. Prof Rahman Rahim dalam kunjungannya telah fokus pada upaya meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, terutama bagi masyarakat di daerah Kab.Lutim dan sekitarnya, termasuk aparat desa dan pekerja aktif. “UT sebagai PTN-BH Akreditasi A, telah membina puluhan program studi pada 4 fakultas dan Pascasarjana hadir untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau. Target 15.000 mahasiswa bukan sekadar angka, tetapi cerminan komitmen UT dalam mencerdaskan bangsa hingga ke pelosok,” ujar Prof Rahman saat pertemuan di Kantor Salut Mangkutana seraya menambahkan pendaftaran mahasiswa baru telah berlangsung 5 Mei hingga Agustus 2025. KUNKER DIRUT UT MAKASSAR-2Direktur UT Makassar, Prof Rahman Rahim saat pertemuan di Kantor Salut Mangkutana. Disebutkan pendaftaran mahasiswa baru bisa diakses melalui laman https://admisi-sia.ut.ac.id atau datang langsung ke Sentra Layanan UT di berbagai kota SE Sulsel. Terkait layanan, Prof Rahman menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan UT. Kerja sama dalam bentuk sosialisasi, pembukaan kelompok belajar, hingga penyediaan fasilitas penunjang akan terus diperkuat. Kepala Salut Mangkutana Sitti Nurma menambahkan, salah satu keberhasilan UT di Lutim telah menjangkau desa-desa di wilayah perbatasan, seperti Mangkutana dan Sorowako. Bahkan, mahasiswa UT di Mangkutana juga datang dari wilayah perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Dikatakan salah satu program andalan UT di Mangkutana adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Saat ini, terdapat beberapa aparat desa yang tengah mengikuti program RPL pada jenjang yang berbeda. Program ini memberi kesempatan kepada mereka yang telah memiliki pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan formal tanpa harus mengulang dari awal. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peninjauan lokasi ujian praktik mengajar mahasiswa, monitoring layanan belajar, serta dialog bersama mahasiswa dan alumni UT.(*)
PKM UT Jadi Andalan, Raih Penghargaan ‘Sustainable Impact’ di Mata Lokal Fest 2025

Universitas Terbuka (UT) meraih penghargaan ‘Sustainable Impact in Inclusive Lifelong Learning’ pada ajang Mata Lokal Award di gelaran Mata Lokal Fest 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, (8/5/2025) di Hotel Shangri-La, Jakarta. Penghargaan Mata Lokal Award diberikan sebagai apresiasi atas dampak berkelanjutan yang dihasilkan oleh UT dalam menyediakan pendidikan inklusif dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat, khususnya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang inovatif. Semangat ini sejalan dengan visi Mata Lokal Fest 2025 sebagai perhelatan berskala nasional yang diinisiasi oleh Tribun Network. Mengusung tema “Cutting Edge for Local Sustainability”, Mata Lokal Fest tahun ini meliputi tiga agenda utama: Summit, Award (Mata Lokal Award 2025), dan Festival. Acara ini dirancang sebagai ruang temu para kolaborator dan akselerator dampak berkelanjutan yang tak hanya bicara soal lokalitas, tapi lebih mendalam ke arah keberlanjutan atau sustainability. Mata Lokal Award sendiri menjadi ajang apresiasi bagi entitas dan individu yang telah terbukti menciptakan dampak nyata bagi tujuan berkelanjutan. Setiap peserta telah dinilai oleh dewan juri yang meliputi Dian Gemiano, Chief Marketing Officer KG Media, Rika Anggraini, Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI, Lembu Wirorojati, Executive Creative Director di Future Creative Network-Finch, dan Defri Dwipaputra, Executive Creative Director of Dentsu Creative. PKM sebagai Kontribusi UT untuk Keberlanjutan Lewat program PKM, UT menunjukkan kontribusi dalam mewujudkan keberlanjutan lewat berbagai inisiatif yang melibatkan mahasiswa dalam mengatasi tantangan sosial dan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah yang lebih terpencil. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa UT untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam hal pendidikan yang dapat diakses oleh semua kalangan. Melalui program ini, mahasiswa UT tidak hanya diajarkan untuk berinovasi dalam bidang akademik, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Inisiatif-inisiatif yang dihasilkan dari PKM ini semakin memperkuat komitmen Universitas Terbuka dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, memungkinkan lebih banyak individu untuk meraih pendidikan tinggi meski dengan keterbatasan geografis atau ekonomi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon hadir untuk memberikan langsung penghargaan ke Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan Paken Pandiangan yang hadir langsung di lokasi acara. Dalam sambutannya, Prof. Paken menyampaikan beberapa hal penting terkait peran dan mandat UT sebagai perguruan tinggi negeri milik pemerintah pusat yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mandat khusus. “Pertama, UT diminta untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia. Saat ini, angka partisipasi kasar (APK) Indonesia baru mencapai 31 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Menjawab mandat ini, saat ini UT memiliki 1,7 juta mahasiswa, dengan 700 ribu di antaranya merupakan mahasiswa aktif,” ujar Prof. Paken.
Bupati Sidrap-Syaharuddin Alrif Dukung Kerja Sama dengan UT untuk Pengembangan SDM ASN Sidrap

Universitas Terbuka (UT) Makassar memperluas akses pendidikan tinggi dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Fokus kerja sama ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan jalur pendidikan umum (non-RPL). Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM., menjelaskan bahwa program RPL dirancang untuk mengakui pengalaman kerja atau pelatihan nonformal sebagai bagian dari capaian pembelajaran yang bisa dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS). Hal ini memungkinkan aparatur sipil negara (ASN), guru, maupun tenaga profesional mempercepat studi tanpa harus mengulang dari awal. “Banyak ASN atau tenaga kerja di daerah yang telah lama bekerja, tapi belum menyandang gelar akademik. RPL adalah solusi yang efisien dan terukur,” ungkap Prof. Rahman. Sementara jalur non-RPL ditujukan bagi lulusan baru dari SMA/MA/SMK yang belum memiliki pengalaman kerja dan ingin menempuh studi dari awal. Keduanya mengedepankan fleksibilitas, dengan sistem pembelajaran berbasis daring (online), yang memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sembari kuliah. UT menilai Sidrap sebagai wilayah strategis dengan potensi besar. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Sidrap, terdapat lebih dari 1.000 aparatur, baik ASN maupun non-ASN, yang belum meraih gelar S1, serta sekitar 1.000 lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 atau mengikuti penyetaraan kompetensi melalui program RPL. Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nur Kanaah, menyambut baik rencana kerja sama ini dan menilai UT sebagai mitra ideal untuk mendukung percepatan pembangunan SDM di daerah. “UT adalah perguruan tinggi negeri berakreditasi A yang menawarkan fleksibilitas belajar berbasis daring. Sangat cocok bagi aparat desa, guru, maupun kepala sekolah yang ingin kuliah tanpa meninggalkan pekerjaannya,” ujar Wabup. Sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan, Nur Kanaah mengaku telah beberapa kali menghadiri wisuda UT dan melihat antusiasme tinggi dari masyarakat Sidrap terhadap sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Ia berharap setelah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani, UT segera menggelar sosialisasi besar-besaran yang melibatkan aparatur pemerintah daerah, kepala desa, dan guru-guru untuk memperluas pemahaman akan manfaat program ini. UT sendiri telah membuka pendaftaran mahasiswa baru Semester 2025.2, yang bisa diakses secara daring melalui laman admisi-sia.ut.ac.id atau secara langsung ke kantor Sentra Layanan UT (Salut) dan UPBJJ di wilayah masing-masing.(*)
UT Makassar Peringati Hardiknas 2025, Wujudkan Pendidikan Bermutu Melalui Partisipasi Semesta

Universitas Terbuka Makassar menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman kantor UT Makassar, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh staf dan mahasiswa Universitas Terbuka Makassar. Direktur Universitas Terbuka Makasssar, Prof Rahman Rahim memimpin langsung jalannya kegiatan upacara kali ini dengan membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi 2025, Prof. Brian Yuliarto, dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan bermutu untuk Semua”. Peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan dan memperkuat tekad serta komitmen dalam memajukan pendidikan nasional. Dalam sambutannya juga, beliau mengatakan Hari Pendidikan Nasional 2025 ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi nyata UT dalam membangun masyarakat pembelajar. hardiknas ut mksHARDIKNAS 2025 -UT Makassar menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman kantor UT Makassar, Jumat (2/5/2025). Dengan biaya pendidikan yang terjangkau dan pendekatan belajar yang mandiri dan adaptif, UT telah memberdayakan jutaan mahasiswa dari berbagai latar belakang mahasiswa baru, pekerja, ibu rumah tangga, hingga alumni yang kini berkontribusi di berbagai sektor. Partisipasi semesta dalam pendidikan bukan sekadar slogan. UT membuktikan bahwa ketika negara hadir melalui kebijakan yang inklusif, didukung oleh teknologi dan kolaborasi lintas sektor, maka pendidikan bermutu untuk semua bukanlah utopia, melainkan kenyataan yang bisa dicapai. Peringatan Hardiknas ini juga menjadi ajang refleksi terhadap capaian dan tantangan pendidikan nasional. UT menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menjamin hak setiap warga negara dalam mendapatkan pendidikan bermutu. Dengan semangat Hardiknas 2025, Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pendidikan tinggi yang adil dan merata, demi mewujudkan cita-cita besar pendidikan nasional: mencerdaskan kehidupan bangsa.(*)
UT Jaring Calon Penerima Beasiswa Lewat Wawancara

Universitas Terbuka (UT) Makassar sukses menyelenggarakankegiatan wawancara bagi calon mahasiswa penerima beasiswa jalur Seleksi NasionalBerdasarkan Prestasi (SNBP), Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi lanjutan untuk menjaring mahasiswa berprestasi yang layak mendapatkan dukungan beasiswa UKT 8 semester dari UT. Kegiatan wawancara dilaksanakan dengan tetap menerapkan standar etika akademik danprofesionalisme tinggi. Para peserta yang hadir baik secara luring dan daring merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai SMA/SMK sederajat bukan hanya dari Sulsel, tapi juga dari luar yang telah lolos seleksi administrasi melalui jalur SNBP. Tim pewawancara terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan UT Makassar yang telah ditunjukoleh panitia seleksi. Wawancara mencakup beberapa aspek penilaian, antara lain motivasimelanjutkan pendidikan di UT, pemahaman terhadap sistem pembelajaran jarak jauh, rekamjejak prestasi akademik maupun non-akademik, serta komitmen untuk menyelesaikan studi tepatwaktu. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM menyampaikan bahwakegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada calonmahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadappendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa para penerima beasiswa benar-benar siap dan layakmenjadi bagian dari UT,” ujarnya. Para peserta mengaku antusias dan merasa terbantu dengan adanya program beasiswa ini, yangdinilai sangat meringankan beban biaya pendidikan serta memberikan kesempatan untukmelanjutkan studi di perguruan tinggi negeri berbasis pembelajaran jarak jauh. (*/lin)
Direktur UT Makassar Prof Rahman Rahim Sambut Hangat Sekjen IKA UT Pusat

Makassar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Pusat, Nyimas Dewi Ratih Kamil, melakukan kunjungan perdananya ke Universitas Terbuka (UT) Makassar, Jumat 25 April 2025. Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, juga Nur Azizah yang juga dosen UT, Humas UT Makassar, Nina Utami, Ketua IKA UT Makassar, sejumlah perwakilan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dan sejumlah peserta lainnya. Mereka diterima di lantai 3 Kantor UT Makassar. Example 300×600Prof Abdul Rahman Rahim dalam penerimaannya menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Sekjen IKA UT Pusat. Ia menyebut kunjungan ini sebagai berkah bagi UT Makassar. “Alhamdulillah, hubungan antara alumni dan almamater tampak nyata dari kehadiran Ibu Sekjen.Hubungan alumni dengan almamater ibarat anak dan ibunya, tak terputus oleh waktu,” ujar Prof. Rahman. Ia juga mencontohkan praktik di Harvard University, di mana hubungan antara alumni dan kampusnya terus dijaga, bahkan setelah lulus. Menurutnya, di Harvard University, alumni yang sukses justru menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan almamater, termasuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi mahasiswa dan lulusan baru di dunia kerja. “Alumni UT sudah mencapai lebih dari dua juta orang, dan UT Makassar sendiri telah meluluskan lebih dari 80 ribu alumni. Jumlah ini mungkin telah melebihi alumni Harvard,” tambahnya. Ia menambahkan UT Makassar kembali menerima pendaftaran mahasiswa baru jalur RPL 2025 mulai Mei -Agustus dan dapat diakses melalui situs resmi www.ut.ac.id atau langsung ke Kantor UT Makassar. Sementara itu Nyimas Dewi Ratih Kamil dalam kesempatan tersebut mengisahkan perjalanannya sebagai alumni UT yang kini menjabat sebagai Komisaris Bank Raya. Ia menempuh pendidikan S1 melalui UT saat bekerja di Moskow, Rusia. Setelah itu melanjutkan S2 di Universitas Indonesia dan kini tengah menempuh studi S3 di universitas yang sama. “UT menjadi penyemangat saya. Dulu saya merasa UT belum sempurna, tapi justru karena rasa penasaran itulah saya terdorong terus belajar. UT membentuk semangat itu,” ungkapnya. Ia mengaku tak menyangka bisa menjadi Sekjen IKA UT Pusat periode 2025–2030. “Saya diundang sebagai narasumber UT, lalu diajak Munas dan tiba-tiba ditunjuk menjadi Sekjen. Ini jalan hidup yang tak saya bayangkan sebelumnya,” katanya terharu. Dalam kesempatan itu, ia juga menawarkan peluang magang bagi mahasiswa di Bank Raya Cabang Makassar, yang menurutnya kini berkembang sebagai bank digital dan sangat diminati anak muda. Cabang Makassar bahkan meraih penghargaan sebagai cabang terbaik pada tahun 2024. “UT Makassar adalah yang pertama saya kunjungi sejak dilantik sebagai Sekjen. Ini bukti betapa pentingnya peran alumni dalam memotivasi adik-adiknya. Kalian harus bersyukur menjadi bagian dari UT yang bisa menuntun kalian berkembang di mana saja,” pesannya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan waktunya dengan kegiatan positif dan bermanfaat. “Tugas kita adalah menyiapkan diri untuk segala kemungkinan. Tuhan sudah menyiapkan takdir, tinggal kita menyambutnya dengan kesiapan,” tutupnya. ***
UT Makassar Tebar Berkah Ramadan, Bagi Puluhan Paket Sembako

Universitas Terbuka Makassar terus berupaya menebar berkah dan kebahagiaan kepada masyarakat saat Ramadan. Kali ini UT Makassar bekerja sama dengan pengurus Masjid Mu’adz Bin Jabal UT Makassar menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan puluhan paket sembako.Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Mu’adz Bin Jabal kantor Universitas Terbuka Makassar Jl Perintis Kemerdekaan KM.19 Rabu (26/03/2025). Dalam laporannya, Ketua Pengurus Masjid Mu’adz Bin Jabal kantor UT Makassar, Dr Jalil MP menyampaikan bahwa tahun ini masjidnya telah mengadakan beberapa kegiatan sosial. Yaitu pembagian takjil yang disupport juga oleh Ikatan Alumni (IKA) UT Makassar serta penyalurannya dibantu Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) UT Makassar, buka bersama dan terakhir pembagian sembako. “Paket sembako ini dibagikan kepada masyarakat kampus yakni petugas kebersihan, anak PKL, satuan pengamanan serta media sebagai mitra UT Makassar,” kata Dr Jalil MP. Direktur UT Makassar Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE MM menyampaikan kegiatan berbagi di bulan Ramadan merupakan bagian komitmen dalam membantu sesama. Hal ibu juga dilakukan sebagai upaya mempererat kepedulian sosial di lingkungan sekitar Kantor UT Makassar. “Setiap jumat kita berbagi takjil kepada pengguna jalan di sekitar kampus. Sebagai pengganti Jumat berkah yang rutin kita laksanakan di luar Ramadan,’ kata Prof Rahman Rahim. Harapannya, kegiatan yang dilakukan ini akan terus dilaksanakan di tahun tahun berikutnya. “Bahkan bisa berbagi dua atau tiga kali sepekan, nantinya,” kata Prof Rahman Rahim. Selain itu bulan Ramadan diyakini sebagai bulan spesial dan istimewa bagi umat muslim untuk memperbanyak amal kebaikan. “Oleh karena itulah UT Makassar dan pengurus masjid Muaz Bin Jabal berbagi berkah dan kebahagiaan,” kata Rahman Rahim yang juga pembina Masjid Mu’adz Bin Jabal. Hadir dalam penyerahan paket adalah sejumlah dosen dan staf UT Makassar, yang sebelumnya menggelar salat zuhur berjemaah dan penutupan kegiatan tadarus Al-Qur’an. (*)