PKM UT Jadi Andalan, Raih Penghargaan ‘Sustainable Impact’ di Mata Lokal Fest 2025

Universitas Terbuka (UT) meraih penghargaan ‘Sustainable Impact in Inclusive Lifelong Learning’ pada ajang Mata Lokal Award di gelaran Mata Lokal Fest 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, (8/5/2025) di Hotel Shangri-La, Jakarta. Penghargaan Mata Lokal Award diberikan sebagai apresiasi atas dampak berkelanjutan yang dihasilkan oleh UT dalam menyediakan pendidikan inklusif dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat, khususnya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang inovatif. Semangat ini sejalan dengan visi Mata Lokal Fest 2025 sebagai perhelatan berskala nasional yang diinisiasi oleh Tribun Network. Mengusung tema “Cutting Edge for Local Sustainability”, Mata Lokal Fest tahun ini meliputi tiga agenda utama: Summit, Award (Mata Lokal Award 2025), dan Festival. Acara ini dirancang sebagai ruang temu para kolaborator dan akselerator dampak berkelanjutan yang tak hanya bicara soal lokalitas, tapi lebih mendalam ke arah keberlanjutan atau sustainability. Mata Lokal Award sendiri menjadi ajang apresiasi bagi entitas dan individu yang telah terbukti menciptakan dampak nyata bagi tujuan berkelanjutan. Setiap peserta telah dinilai oleh dewan juri yang meliputi Dian Gemiano, Chief Marketing Officer KG Media, Rika Anggraini, Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI, Lembu Wirorojati, Executive Creative Director di Future Creative Network-Finch, dan Defri Dwipaputra, Executive Creative Director of Dentsu Creative. PKM sebagai Kontribusi UT untuk Keberlanjutan Lewat program PKM, UT menunjukkan kontribusi dalam mewujudkan keberlanjutan lewat berbagai inisiatif yang melibatkan mahasiswa dalam mengatasi tantangan sosial dan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah yang lebih terpencil. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa UT untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam hal pendidikan yang dapat diakses oleh semua kalangan. Melalui program ini, mahasiswa UT tidak hanya diajarkan untuk berinovasi dalam bidang akademik, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan nyata yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Inisiatif-inisiatif yang dihasilkan dari PKM ini semakin memperkuat komitmen Universitas Terbuka dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, memungkinkan lebih banyak individu untuk meraih pendidikan tinggi meski dengan keterbatasan geografis atau ekonomi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon hadir untuk memberikan langsung penghargaan ke Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan Paken Pandiangan yang hadir langsung di lokasi acara. Dalam sambutannya, Prof. Paken menyampaikan beberapa hal penting terkait peran dan mandat UT sebagai perguruan tinggi negeri milik pemerintah pusat yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mandat khusus. “Pertama, UT diminta untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia. Saat ini, angka partisipasi kasar (APK) Indonesia baru mencapai 31 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Menjawab mandat ini, saat ini UT memiliki 1,7 juta mahasiswa, dengan 700 ribu di antaranya merupakan mahasiswa aktif,” ujar Prof. Paken.
Bupati Sidrap-Syaharuddin Alrif Dukung Kerja Sama dengan UT untuk Pengembangan SDM ASN Sidrap

Universitas Terbuka (UT) Makassar memperluas akses pendidikan tinggi dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Fokus kerja sama ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan jalur pendidikan umum (non-RPL). Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM., menjelaskan bahwa program RPL dirancang untuk mengakui pengalaman kerja atau pelatihan nonformal sebagai bagian dari capaian pembelajaran yang bisa dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS). Hal ini memungkinkan aparatur sipil negara (ASN), guru, maupun tenaga profesional mempercepat studi tanpa harus mengulang dari awal. “Banyak ASN atau tenaga kerja di daerah yang telah lama bekerja, tapi belum menyandang gelar akademik. RPL adalah solusi yang efisien dan terukur,” ungkap Prof. Rahman. Sementara jalur non-RPL ditujukan bagi lulusan baru dari SMA/MA/SMK yang belum memiliki pengalaman kerja dan ingin menempuh studi dari awal. Keduanya mengedepankan fleksibilitas, dengan sistem pembelajaran berbasis daring (online), yang memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sembari kuliah. UT menilai Sidrap sebagai wilayah strategis dengan potensi besar. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Sidrap, terdapat lebih dari 1.000 aparatur, baik ASN maupun non-ASN, yang belum meraih gelar S1, serta sekitar 1.000 lulusan S1 yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 atau mengikuti penyetaraan kompetensi melalui program RPL. Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nur Kanaah, menyambut baik rencana kerja sama ini dan menilai UT sebagai mitra ideal untuk mendukung percepatan pembangunan SDM di daerah. “UT adalah perguruan tinggi negeri berakreditasi A yang menawarkan fleksibilitas belajar berbasis daring. Sangat cocok bagi aparat desa, guru, maupun kepala sekolah yang ingin kuliah tanpa meninggalkan pekerjaannya,” ujar Wabup. Sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan, Nur Kanaah mengaku telah beberapa kali menghadiri wisuda UT dan melihat antusiasme tinggi dari masyarakat Sidrap terhadap sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Ia berharap setelah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani, UT segera menggelar sosialisasi besar-besaran yang melibatkan aparatur pemerintah daerah, kepala desa, dan guru-guru untuk memperluas pemahaman akan manfaat program ini. UT sendiri telah membuka pendaftaran mahasiswa baru Semester 2025.2, yang bisa diakses secara daring melalui laman admisi-sia.ut.ac.id atau secara langsung ke kantor Sentra Layanan UT (Salut) dan UPBJJ di wilayah masing-masing.(*)
UT Makassar Peringati Hardiknas 2025, Wujudkan Pendidikan Bermutu Melalui Partisipasi Semesta

Universitas Terbuka Makassar menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman kantor UT Makassar, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh staf dan mahasiswa Universitas Terbuka Makassar. Direktur Universitas Terbuka Makasssar, Prof Rahman Rahim memimpin langsung jalannya kegiatan upacara kali ini dengan membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi 2025, Prof. Brian Yuliarto, dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan bermutu untuk Semua”. Peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan dan memperkuat tekad serta komitmen dalam memajukan pendidikan nasional. Dalam sambutannya juga, beliau mengatakan Hari Pendidikan Nasional 2025 ini menjadi momentum refleksi atas kontribusi nyata UT dalam membangun masyarakat pembelajar. hardiknas ut mksHARDIKNAS 2025 -UT Makassar menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman kantor UT Makassar, Jumat (2/5/2025). Dengan biaya pendidikan yang terjangkau dan pendekatan belajar yang mandiri dan adaptif, UT telah memberdayakan jutaan mahasiswa dari berbagai latar belakang mahasiswa baru, pekerja, ibu rumah tangga, hingga alumni yang kini berkontribusi di berbagai sektor. Partisipasi semesta dalam pendidikan bukan sekadar slogan. UT membuktikan bahwa ketika negara hadir melalui kebijakan yang inklusif, didukung oleh teknologi dan kolaborasi lintas sektor, maka pendidikan bermutu untuk semua bukanlah utopia, melainkan kenyataan yang bisa dicapai. Peringatan Hardiknas ini juga menjadi ajang refleksi terhadap capaian dan tantangan pendidikan nasional. UT menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk menjamin hak setiap warga negara dalam mendapatkan pendidikan bermutu. Dengan semangat Hardiknas 2025, Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pendidikan tinggi yang adil dan merata, demi mewujudkan cita-cita besar pendidikan nasional: mencerdaskan kehidupan bangsa.(*)
UT Jaring Calon Penerima Beasiswa Lewat Wawancara

Universitas Terbuka (UT) Makassar sukses menyelenggarakankegiatan wawancara bagi calon mahasiswa penerima beasiswa jalur Seleksi NasionalBerdasarkan Prestasi (SNBP), Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi lanjutan untuk menjaring mahasiswa berprestasi yang layak mendapatkan dukungan beasiswa UKT 8 semester dari UT. Kegiatan wawancara dilaksanakan dengan tetap menerapkan standar etika akademik danprofesionalisme tinggi. Para peserta yang hadir baik secara luring dan daring merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai SMA/SMK sederajat bukan hanya dari Sulsel, tapi juga dari luar yang telah lolos seleksi administrasi melalui jalur SNBP. Tim pewawancara terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan UT Makassar yang telah ditunjukoleh panitia seleksi. Wawancara mencakup beberapa aspek penilaian, antara lain motivasimelanjutkan pendidikan di UT, pemahaman terhadap sistem pembelajaran jarak jauh, rekamjejak prestasi akademik maupun non-akademik, serta komitmen untuk menyelesaikan studi tepatwaktu. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE., MM menyampaikan bahwakegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada calonmahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadappendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa para penerima beasiswa benar-benar siap dan layakmenjadi bagian dari UT,” ujarnya. Para peserta mengaku antusias dan merasa terbantu dengan adanya program beasiswa ini, yangdinilai sangat meringankan beban biaya pendidikan serta memberikan kesempatan untukmelanjutkan studi di perguruan tinggi negeri berbasis pembelajaran jarak jauh. (*/lin)
Direktur UT Makassar Prof Rahman Rahim Sambut Hangat Sekjen IKA UT Pusat

Makassar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Pusat, Nyimas Dewi Ratih Kamil, melakukan kunjungan perdananya ke Universitas Terbuka (UT) Makassar, Jumat 25 April 2025. Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, juga Nur Azizah yang juga dosen UT, Humas UT Makassar, Nina Utami, Ketua IKA UT Makassar, sejumlah perwakilan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dan sejumlah peserta lainnya. Mereka diterima di lantai 3 Kantor UT Makassar. Example 300×600Prof Abdul Rahman Rahim dalam penerimaannya menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Sekjen IKA UT Pusat. Ia menyebut kunjungan ini sebagai berkah bagi UT Makassar. “Alhamdulillah, hubungan antara alumni dan almamater tampak nyata dari kehadiran Ibu Sekjen.Hubungan alumni dengan almamater ibarat anak dan ibunya, tak terputus oleh waktu,” ujar Prof. Rahman. Ia juga mencontohkan praktik di Harvard University, di mana hubungan antara alumni dan kampusnya terus dijaga, bahkan setelah lulus. Menurutnya, di Harvard University, alumni yang sukses justru menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan almamater, termasuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi mahasiswa dan lulusan baru di dunia kerja. “Alumni UT sudah mencapai lebih dari dua juta orang, dan UT Makassar sendiri telah meluluskan lebih dari 80 ribu alumni. Jumlah ini mungkin telah melebihi alumni Harvard,” tambahnya. Ia menambahkan UT Makassar kembali menerima pendaftaran mahasiswa baru jalur RPL 2025 mulai Mei -Agustus dan dapat diakses melalui situs resmi www.ut.ac.id atau langsung ke Kantor UT Makassar. Sementara itu Nyimas Dewi Ratih Kamil dalam kesempatan tersebut mengisahkan perjalanannya sebagai alumni UT yang kini menjabat sebagai Komisaris Bank Raya. Ia menempuh pendidikan S1 melalui UT saat bekerja di Moskow, Rusia. Setelah itu melanjutkan S2 di Universitas Indonesia dan kini tengah menempuh studi S3 di universitas yang sama. “UT menjadi penyemangat saya. Dulu saya merasa UT belum sempurna, tapi justru karena rasa penasaran itulah saya terdorong terus belajar. UT membentuk semangat itu,” ungkapnya. Ia mengaku tak menyangka bisa menjadi Sekjen IKA UT Pusat periode 2025–2030. “Saya diundang sebagai narasumber UT, lalu diajak Munas dan tiba-tiba ditunjuk menjadi Sekjen. Ini jalan hidup yang tak saya bayangkan sebelumnya,” katanya terharu. Dalam kesempatan itu, ia juga menawarkan peluang magang bagi mahasiswa di Bank Raya Cabang Makassar, yang menurutnya kini berkembang sebagai bank digital dan sangat diminati anak muda. Cabang Makassar bahkan meraih penghargaan sebagai cabang terbaik pada tahun 2024. “UT Makassar adalah yang pertama saya kunjungi sejak dilantik sebagai Sekjen. Ini bukti betapa pentingnya peran alumni dalam memotivasi adik-adiknya. Kalian harus bersyukur menjadi bagian dari UT yang bisa menuntun kalian berkembang di mana saja,” pesannya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan waktunya dengan kegiatan positif dan bermanfaat. “Tugas kita adalah menyiapkan diri untuk segala kemungkinan. Tuhan sudah menyiapkan takdir, tinggal kita menyambutnya dengan kesiapan,” tutupnya. ***
UT Makassar Tebar Berkah Ramadan, Bagi Puluhan Paket Sembako

Universitas Terbuka Makassar terus berupaya menebar berkah dan kebahagiaan kepada masyarakat saat Ramadan. Kali ini UT Makassar bekerja sama dengan pengurus Masjid Mu’adz Bin Jabal UT Makassar menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan puluhan paket sembako.Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Mu’adz Bin Jabal kantor Universitas Terbuka Makassar Jl Perintis Kemerdekaan KM.19 Rabu (26/03/2025). Dalam laporannya, Ketua Pengurus Masjid Mu’adz Bin Jabal kantor UT Makassar, Dr Jalil MP menyampaikan bahwa tahun ini masjidnya telah mengadakan beberapa kegiatan sosial. Yaitu pembagian takjil yang disupport juga oleh Ikatan Alumni (IKA) UT Makassar serta penyalurannya dibantu Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) UT Makassar, buka bersama dan terakhir pembagian sembako. “Paket sembako ini dibagikan kepada masyarakat kampus yakni petugas kebersihan, anak PKL, satuan pengamanan serta media sebagai mitra UT Makassar,” kata Dr Jalil MP. Direktur UT Makassar Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE MM menyampaikan kegiatan berbagi di bulan Ramadan merupakan bagian komitmen dalam membantu sesama. Hal ibu juga dilakukan sebagai upaya mempererat kepedulian sosial di lingkungan sekitar Kantor UT Makassar. “Setiap jumat kita berbagi takjil kepada pengguna jalan di sekitar kampus. Sebagai pengganti Jumat berkah yang rutin kita laksanakan di luar Ramadan,’ kata Prof Rahman Rahim. Harapannya, kegiatan yang dilakukan ini akan terus dilaksanakan di tahun tahun berikutnya. “Bahkan bisa berbagi dua atau tiga kali sepekan, nantinya,” kata Prof Rahman Rahim. Selain itu bulan Ramadan diyakini sebagai bulan spesial dan istimewa bagi umat muslim untuk memperbanyak amal kebaikan. “Oleh karena itulah UT Makassar dan pengurus masjid Muaz Bin Jabal berbagi berkah dan kebahagiaan,” kata Rahman Rahim yang juga pembina Masjid Mu’adz Bin Jabal. Hadir dalam penyerahan paket adalah sejumlah dosen dan staf UT Makassar, yang sebelumnya menggelar salat zuhur berjemaah dan penutupan kegiatan tadarus Al-Qur’an. (*)
UT Makassar Gelar Pelatihan Tutor untuk Optimalkan Pembelajaran Jarak Jauh

Universitas Terbuka (UT) Makassar kembali menggelar Pelatihan Tutor (PATUT) untuk Tahun Akademik 2024/2025 (Semester Genap) guna meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Dalton Makassar pada 18-20 Maret 2025, diikuti oleh para tutor UT Makassar yang berperan penting dalam mendampingi mahasiswa dalam sistem pendidikan terbuka. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tutor dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Acara dimulai pukul 14.00 WITA dengan pembukaan resmi yang diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Hymne UT, menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat. Manajer Pembelajaran dan Ujian UT Makassar, Andi Suci Anita dalam laporannya menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan tutor memiliki pemahaman yang lebih dalam terhadap sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, secara resmi membuka acara dan mengapresiasi antusiasme peserta. Beliau menegaskan pentingnya peran tutor dalam mendukung mahasiswa agar lebih mudah memahami materi ajar secara efektif dalam sistem pendidikan fleksibel ini. Pelatihan ini mencakup berbagai materi esensial, termasuk strategi pembelajaran jarak jauh, pengembangan KIT tutorial, review Rencana Aktivitas Tutorial (RAT) dan Skenario Aktivitas Tutorial (SAT), hingga keterampilan dasar tutorial. Tutor juga dibekali perencanaan tugas tutorial guna memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal. Dengan pelatihan ini, UT Makassar berharap tutor dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan metode pembelajaran terbaru, sehingga mampu memberikan layanan akademik berkualitas tinggi bagi mahasiswa di seluruh wilayah.(*)
1.772 Mahasiswa Baru Universitas Terbuka Makassar Ikut Orientasi

Sebanyak 1.772 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Makassar ikut Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB). 561 mahasiswa hadir secara langsung di Aula Kampus Universitas Terbuka Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sabtu (15/3/2025). Sisanya mengikuti OSMB tersebut secara online, karena tidak berada di Kota Makassar. Kegiatan bertujuan memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa yang baru saja diterima di Universitas Terbuka. OSMB itu mengusung tema tema “FLEX: Future Leaders with Excellence Belajar Fleksibel, Sukses Maksimal” Hadir Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Najmuddin dan Kabag Psikologi RO SDM Polda Sulsel, AKBP Udin Yulianto. Direktur Universitas Terbuka Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim mengatakan, orientasi mahasiswa baru adalah langkah awal yang penting bagi mahasiswa untuk memahami visi, misi, dan budaya kampus. “Ini kan sangat membantu mahasiswa di dalam memasuki masa perkuliahan di universitas terbuka,” katanya. Saat ini, UT sudah diminati lebih banyak oleh kaum milenial. “70 persen mahasiswa kita itu sudah milenial, dibawa 30 tahun, bahkan banyak fresh graduate yang baru tamat SMA,” ungkapnya. “Ini budaya belajar UTE tentu jauh berbeda dengan budaya belajar ketika di SMU, SMA, atau di perguruan tinggi lain,” tambah dia. Dengan sistem pendidikan jarak jauh yang inklusif, UT sebagai PTNBH dengan akreditasi A memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang sudah bekerja untuk melanjutkan pendidikan mereka tanpa mengganggu pekerjaannya. “Kami berharap melalui OSMB ini, mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pembelajaran yang kami tawarkan, baik itu dalam bentuk online maupun sumber belajar lainnya,” jelasnya.
10.069 Mahasiswa Registrasi di Semester Genap 2024/2025, UT Makassar Masuk Kategori Tipe 3

Makassar. Universitas Terbuka (UT) Makassar mencatat pencapaian signifikan pada semester genap tahun akademik 2024/2025. Sebanyak 10.069 mahasiswa berhasil melakukan registrasi, termasuk 1.771 mahasiswa baru yang mulai menempuh pendidikan pada semester ini. Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, mengungkapkan bahwa dengan jumlah mahasiswa aktif mencapai 10.069 orang, UT Makassar kini masuk dalam kategori Tipe 3 dalam sistem klasifikasi UT se-Indonesia. “Kategori Tipe 3 ditetapkan bagi unit UT dengan jumlah mahasiswa di atas 10 ribu orang. Sebelumnya, UT Makassar berada di kategori Tipe 2,” ujar Prof Rahman Perubahan kategori ini mencerminkan pertumbuhan jumlah mahasiswa aktif, yang menjadi indikator utama dalam sistem perhitungan UT. Di UT, mahasiswa yang dihitung sebagai aktif adalah mereka yang telah melakukan registrasi dan pembayaran pada semester berjalan. “Mahasiswa yang belum melakukan registrasi tidak serta-merta dianggap keluar atau cuti. Mereka tetap memiliki hak untuk melakukan registrasi pada periode berikutnya,” jelasnya Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan jumlah mahasiswa, tambah Rahman Rahim UT Makassar akan membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025 mulai Mei hingga Agustus mendatang. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di berbagai daerah. Prof Rahman juga menambahkan UniversitasTerbuka juga masih harus lebih mengenalkan UT di berbagai lapisan masyarakat seperti status sebagai salah satu perguruan tinggi negeri “papan atas” diantara 24 PTN yang telah menyandang status PTN-BH, juga sebagai PTN Akreditas A oleh BAN-PT dan tidak sedikit juga prodi terakreditasi internasional. Selain itu itu tambahnya, UT juga harus mengenalkan sebagai pelopor pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau secara umum dikenal dengan kuliah online ,kuliah tanpa harus datang ke kampus ,juga PTN yg mengedepankan kualitas lulusan, admisi ut.ac.id. (Ulla)
UT Siap Layani 1 Juta Mahasiswa di 2025, Perkuat Layanan SALUT di Seluruh Indonesia

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbesar di Indonesia, Universitas Terbuka (UT), terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat. Mengusung slogan “Making Higher Education Open to All,” UT menargetkan dapat melayani lebih dari 1 juta mahasiswa pada 2025 dengan mengoptimalkan Sentra Layanan UT (SALUT) yang tersebar di seluruh Indonesia. UT telah menerapkan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis teknologi Information and Communication Technology (ICT) untuk memastikan kemudahan akses bagi mahasiswa. Namun, UT juga memahami pentingnya interaksi langsung dalam memberikan layanan akademik yang lebih humanis. Untuk itu, kehadiran SALUT menjadi solusi utama dalam memberikan bimbingan akademik, layanan administrasi, serta mempererat komunikasi antara mahasiswa, tutor, dan pemangku kepentingan lainnya. SALUT berperan penting sebagai perpanjangan tangan UT di berbagai daerah. Selain mempermudah layanan akademik, SALUT juga berfungsi untuk memperkenalkan UT kepada masyarakat luas serta merekrut calon mahasiswa. Dengan keberadaan SALUT yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota, UT semakin mendekatkan diri kepada mahasiswa dan memberikan layanan pendidikan tinggi yang lebih inklusif. Baca juga: Ukir Masa Depan Berkualitas, Ribuan Wisudawan UT Siap Berkontribusi untuk Negeri Konsolidasi SALUT 2025: Perkuat Layanan dan Inovasi Digital Sebagai langkah strategis dalam mencapai target 1 juta mahasiswa, UT menggelar Konsolidasi Sentra Layanan UT (SALUT) Seluruh Indonesia pada 10-11 Februari 2025. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, dengan pertemuan luring di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, serta daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 540 SALUT dari seluruh Indonesia. Dalam konsolidasi ini, UT juga memperkenalkan Aplikasi SALUT, yang akan mempermudah operasional layanan bagi mahasiswa. Dengan aplikasi ini, berbagai proses administratif dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Dukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) turut memperkuat penyelenggaraan acara ini. Konsolidasi ini menghadirkan berbagai sesi diskusi untuk mengevaluasi kinerja, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan strategi pengembangan layanan SALUT. Adapun materi yang dipaparkan di antaranya adalah 1) Evaluasi Kinerja Pemasaran dan Potensi Pencapaian Target 2025; 2) Mapping Potensi dan Strategi Pemasaran; 3) Pelayanan Prima SALUT untuk mahasiswa ; 4) Proses validasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Fakultas; 5) Proses Pemberkasan, RPL Calon Mahasiswa, Yudisium, Wisuda, Ijazah; 6) Aksesibilitas SALUT dalam mengunakan bahan ajar; 7) Proses Produksi dan Pengiriman Bahan Ajar; 8) Pengenalan dan Praktik Penggunaan Aplikasi SALUT; 9) Survei marketing (offline dan online); 10) Praktik digital ads campaign dan strategi follow up serta optimalisasi hasil digital ads campaign; 11) Praktik pembuatan content planning dan video pendek; 12) Public speaking dan internasionalisasi mahasiswa; dan 12) Digital Payment dari bank Mitra. Selain sesi pemaparan, acara ini juga menjadi ajang berbagi praktik terbaik dari berbagai SALUT di daerah. SALUT terbaik diumumkan di akhir acara, sebagai bentuk apresiasi serta motivasi bagi SALUT lainnya untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan berkualitas bagi mahasiswa.