UT Makassar Tingkatkan Kompetensi Tutor Lewat Pelatihan Intensif di Hotel Dalton

Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar pelatihan intensif bagi 30 tutor terpilih di Hotel Dalton pada 3–5 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan gabungan akademisi senior dan praktisi ahli guna memperkuat kualitas layanan Tutorial Tatap Muka (TTM) dan Tutorial Webinar (Tuweb). Pelatihan ini merupakan langkah strategis UT Makassar dalam memastikan para tutor mampu mengelola proses pembelajaran yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan karakteristik pendidikan jarak jauh yang menjadi keunggulan Universitas Terbuka. Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali sejumlah materi utama yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Materi tersebut meliputi teknik pembelajaran aktif untuk mendorong diskusi dua arah, strategi penguatan belajar mandiri agar mahasiswa lebih tangguh dan otonom, serta praktik digitalisasi tutorial melalui simulasi penggunaan aplikasi pembelajaran terkini. Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Makassar, Andi Suci Anita, S.P., M.P., menegaskan bahwa peran tutor sangat vital dalam mendukung keberhasilan mahasiswa. Menurutnya, tutor tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator utama dalam membantu mahasiswa memahami Bahan Materi Pokok (BMP). “Di era digital, pemahaman terhadap sistem pembelajaran jarak jauh bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan utama untuk menunjang keberhasilan mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Rahman Rahim, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas dedikasi para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menekankan bahwa kualitas lulusan sangat dipengaruhi oleh komitmen dan integritas tutor dalam menjalankan perannya. “Keberhasilan mahasiswa adalah cerminan dari komitmen tutornya. Jika tutor bekerja dengan sepenuh hati dan menjunjung standar terbaik, maka kualitas lulusan akan terbentuk dengan sendirinya,” ungkapnya. Salah satu peserta, Indah Arifah Febriani, yang juga merupakan alumni UT, mengaku mendapatkan wawasan baru melalui pelatihan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan, khususnya dalam pengelolaan tutorial secara sistematis namun tetap fleksibel, baik dalam sesi sinkronus maupun asinkronus. Sebagai bagian akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti simulasi Praktik Tutorial Mini untuk mengukur kesiapan mereka sebelum terjun langsung ke lapangan. Fasilitator pelatihan, Drs. Jamil, M.Pd., memberikan penilaian positif terhadap performa para peserta. “Hasil praktik menunjukkan para peserta memiliki kemampuan yang sangat baik. Hal ini menandakan bahwa 30 tutor yang telah dilatih tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap memberikan layanan pembelajaran secara profesional kepada mahasiswa UT Makassar,” pungkasnya. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan akademik UT Makassar, sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang berkualitas.(*)
UT Makassar Gelar Halal Bihalal dan Pelepasan Purnabakti

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar di lingkungan Universitas Terbuka (UT) Makassar pada Rabu, (1/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kantor UT Makassar ini dirangkaikan dengan acara pelepasan purnabakti salah satu pegawai senior, Drs. Rustam, M.Pd., yang resmi memasuki masa purna tugas per tanggal 1 April 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, S.E., M.M., yang sekaligus membuka kegiatan Halal Bihalal. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kerja yang harmonis di lingkungan kampus. “Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi refleksi untuk saling memaafkan dan memperkuat komitmen dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Pelaksanaan Halal Bihalal tahun ini terasa istimewa karena dilaksanakan secara serentak bersama UT Pusat. Seluruh pimpinan dan pegawai UT Makassar turut mengikuti rangkaian kegiatan nasional tersebut secara daring, sehingga mempererat koneksi dan kebersamaan antarunit kerja UT di seluruh Indonesia. Selain itu, momen haru juga terasa dalam prosesi pelepasan purnabakti Drs. Rustam, M.Pd. Selama masa pengabdiannya, beliau dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan UT Makassar. Ucapan terima kasih dan apresiasi disampaikan oleh pimpinan dan seluruh pegawai atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang semakin memperkuat nuansa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan UT Makassar. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ke depan.(*)
Akses Pendidikan Makin Luas, Mahasiswa UT Kini Bisa Ujian di Kantor Pos

Akses terhadap layanan pendidikan tinggi kini semakin inklusif. PT Pos Indonesia (Persero) bersama Universitas Terbuka resmi menghadirkan inovasi layanan ujian berbasis digital dengan memanfaatkan kantor Pos sebagai lokasi pelaksanaan Ujian Online (UO) bagi mahasiswa. Kerja sama strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Rabu, (4/3/2026), oleh Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris dan Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto, disaksikan jajaran pimpinan kedua institusi. Melalui kolaborasi ini, kantor-kantor Pos yang tersebar luas hingga ke berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, kini bertransformasi menjadi titik layanan pendidikan. Mahasiswa UT dapat mengikuti ujian secara lebih dekat dari domisili mereka, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota atau lokasi kampus. Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan solusi konkret dalam menjawab tantangan geografis yang selama ini dihadapi mahasiswa. “Sebagai perguruan tinggi dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, kami terus berupaya memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan akses layanan akademik yang setara. Pemanfaatan kantor Pos sebagai lokasi ujian menjadi solusi strategis untuk menjangkau mereka yang berada di berbagai daerah,” ujarnya. Hal senada disampaikan Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, yang menilai jaringan kantor Pos memiliki potensi besar sebagai infrastruktur pendukung layanan publik. “Dengan sebaran kantor Pos yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia, kami ingin memastikan fasilitas yang kami miliki dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk mendukung akses pendidikan tinggi,” katanya. Setiap kantor Pos yang menjadi lokasi ujian telah dilengkapi fasilitas penunjang, seperti ruang ujian berstandar, perangkat komputer atau laptop, serta jaringan internet yang stabil. EVP Enterprise Business Pos Indonesia, Dino Ariadi menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi mahasiswa selama ujian berlangsung. “Kami menyiapkan ruang ujian dengan kapasitas 20 hingga 30 peserta, dilengkapi perangkat yang memadai agar mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan fokus dan tanpa kendala teknis,” jelasnya. Kerja sama ini berlaku selama lima tahun, mulai 3 Maret 2026 hingga 2 Maret 2031. Selain mendukung pelaksanaan ujian online, kolaborasi ini juga memperkuat sinergi yang telah terjalin sebelumnya, khususnya dalam distribusi bahan ajar dan layanan logistik pendidikan. Transformasi kantor Pos menjadi ruang ujian digital menandai langkah penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga membuka peluang yang lebih merata bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak dan keterbatasan fasilitas. Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)
Mahasiswa UT Makassar Belajar Jurnalistik di Studio RRI

Kunjungan Ormawa Universitas Terbuka Makassar, khususnya UKM KAREBA (Keluarga Mahasiswa UT Makassar) pada 12 Maret 2026, ke LPP RRI Makassar dilaksanakan untuk memperkuat kerjasama dan kolaborasi. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pelatihan jurnalistik siaran radio secara gratis bagi mahasiswa Ormawa UT Makassar. Kegiatan ini bekerja sama dengan tim RRI sebagai trainer, menggunakan fitur audio editing, simulasi live broadcast, dan konten promosi seperti Instagram Reels untuk meningkatkan engagement mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan praktik langsung liputan, penyiaran, dan produksi konten media. Hal ini dilakukan untuk mendukung visi UT sebagai Universitas Terbuka terdepan dalam pendidikan jarak jauh dengan kompetensi media. “Kunjungan ini jadi momentum bagi mahasiswa rasakan dunia jurnalistik profesional.”Ade Islamiah Mahsar Kahil, Ketua Ormawa UT MakassarMateri dan aktivitas yang dilakukan selama pelatihan mencakup tiga bidang utama: simulasi live broadcast, liputan jurnalistik, dan audio editing. Seluruh kegiatan berlangsung sepanjang hari di gedung LPP RRI Kota Makassar, Jl. Andi Pangeran Pettarani, Sulawesi Selatan.
Peringati Nuzulul Qur’an, UT Makassar Tekankan Makna Perintah Membaca dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Convention Hall UT Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (11/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh civitas akademika UT Makassar serta menghadirkan penceramah Dr Syamril yang juga merupakan Rektor Institut Bisnis Kalla. Momentum ini menjadi bagian dari agenda rutin kampus dalam memperingati hari-hari besar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan akademik. Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan kampus selain peringatan hari besar keagamaan lainnya.Menurutnya, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi civitas akademika untuk merefleksikan kembali makna turunnya Al-Qur’an, khususnya yang terjadi pada 17 Ramadan.Ia menuturkan bahwa dalam Surah Al-Alaq ayat 1 hingga 5 terdapat perintah membaca yang memiliki makna sangat luas. “Perintah membaca dalam Al-Qur’an itu tidak hanya dimaknai secara harfiah. Membaca memiliki makna yang jauh lebih luas, yaitu belajar, mengkaji, hingga melakukan riset untuk menemukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan,” ujarnya.Prof Rahman menjelaskan bahwa makna tersebut sangat selaras dengan peran perguruan tinggi yang menjalankan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan ruang bagi lahirnya berbagai kajian akademik yang mendorong pengembangan ilmu pengetahuan maupun penemuan ilmu baru yang bermanfaat bagi masyarakat.“Perguruan tinggi adalah tempat melakukan kajian, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Nuzulul Qur’an sangat relevan dengan misi yang dijalankan Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan tinggi,” jelasnya.Ia juga menambahkan bahwa konsep pembelajaran yang diterapkan UT sangat sejalan dengan semangat tersebut. Universitas Terbuka menawarkan sistem perkuliahan jarak jauh yang fleksibel tanpa batasan jarak maupun waktu.Mahasiswa, kata dia, tidak harus hadir secara fisik di kampus untuk memperoleh pendidikan tinggi. “Mahasiswa tidak perlu datang ke kampus. Justru kampus yang mendatangi mahasiswa di mana saja mereka berada. Dengan sistem ini, kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan tetap bisa dilakukan tanpa terbatas ruang dan waktu,” ungkapnya. Melalui momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini, UT Makassar berharap civitas akademika semakin terdorong untuk memperkuat budaya membaca, belajar, serta mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.
1.619 Mahasiswa Baru Ikuti OSMB dan PKBJJ, UT Makassar Bekali Cara Belajar di Sistem Jarak Jauh

Di tengah dinamika Kota Makassar yang menjadi salah satu pusat aktivitas pendidikan dan ekonomi di kawasan timur Indonesia, ribuan mahasiswa baru memulai langkah awal perjalanan akademiknya di Universitas Terbuka (UT). Mereka datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, membawa semangat yang sama: melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan, keluarga, atau aktivitas sehari-hari. Sebanyak 1.619 mahasiswa baru UT Makassar mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) sekaligus Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini digelar di Aula Lantai 4 Kantor UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (28/2). Pelaksanaan OSMB semester ini dipusatkan di satu lokasi dan diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah Kota Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, hingga Takalar. Dari total peserta tersebut, sekitar 394 mahasiswa hadir secara langsung di kantor UT Makassar, sementara peserta lainnya mengikuti kegiatan melalui mekanisme yang telah disiapkan oleh universitas. Bagi para mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi pintu gerbang untuk memahami sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT. Tidak hanya memperkenalkan sistem akademik, OSMB dan PKBJJ juga membekali mahasiswa dengan strategi belajar mandiri, manajemen waktu, serta pemanfaatan teknologi digital yang menjadi fondasi utama perkuliahan di UT. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru UT Makassar Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa UT merupakan perguruan tinggi negeri berbadan hukum yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden pada tahun 1984 dengan mandat memberikan akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia. “Perkuliahan di UT menuntut kemandirian dan disiplin dalam mengatur waktu. Namun mahasiswa tidak sendiri, karena UT senantiasa memberikan pendampingan melalui berbagai layanan akademik, termasuk Sentra Layanan UT (SALUT) yang siap membantu mahasiswa kapan saja,” ujar Prof. Rahman. Ia juga mendorong para mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh fasilitas belajar yang tersedia agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu sekaligus mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan. Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., menyampaikan salam hangat dari Gubernur kepada seluruh civitas akademika UT Makassar. Menurutnya, kehadiran mahasiswa UT yang sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda menjadi energi penting bagi perkembangan pendidikan di wilayah tersebut. “Saudara-saudara telah memilih perguruan tinggi negeri yang tepat untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya. Ia menilai sistem pembelajaran UT yang fleksibel dan tidak dibatasi ruang serta waktu menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan karena pekerjaan maupun aktivitas lainnya. “Dengan dukungan digitalisasi yang kuat, UT memberikan kesempatan belajar yang luas, termasuk bagi aparatur sipil negara dan tenaga pendidik,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa keputusan memilih UT merupakan langkah penting dalam membangun masa depan. “Menjadi mahasiswa UT adalah pilihan yang tepat. Saya siap mendampingi Saudara hingga meraih kesuksesan,” ujarnya. Ia mengajak mahasiswa baru untuk mengikuti OSMB dan PKBJJ dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam mengembangkan kemampuan belajar mandiri dan disiplin, yang menjadi karakter utama sistem pembelajaran jarak jauh. Sementara itu, Ketua Panitia OSMB dan PKBJJ Wilayah Makassar, Andi Suci Anita, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran UT secara menyeluruh. “OSMB dan PKBJJ memberikan bekal pengetahuan tentang sistem akademik, layanan pendukung, serta motivasi agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran jarak jauh,” jelasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UT, para narasumber, serta seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, UT Makassar kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, UT membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas. Komitmen ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pendidikan berkualitas (SDG 4), yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan merata bagi semua kalangan.
Sentra Layanan UT Luwu Utara Targetkan 1.000 Mahasiswa Baru, Alumni Dominasi Kelulusan P3K

MASAMBA – Akses pendidikan tinggi di Kabupaten Luwu Utara terus menunjukkan perkembangan positif. Sejak bertransformasi dari Kelompok Belajar (Pokjar) menjadi Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) pada 6 Desember 2025, SALUT Luwu Utara semakin aktif memperluas layanan pendidikan jarak jauh bagi masyarakat di wilayah tersebut. Saat ini SALUT Luwu Utara mengelola sekitar 300 mahasiswa aktif dan menargetkan mampu menjaring hingga 1.000 mahasiswa baru sepanjang tahun 2026. Optimisme tersebut muncul seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui sistem pembelajaran fleksibel yang ditawarkan Universitas Terbuka. Kepala SALUT Luwu Utara, Lina Rabang, S.Kom., mengatakan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan jumlah mahasiswa di wilayah tersebut. “Kami optimistis target 1.000 mahasiswa baru pada tahun 2026 dapat tercapai. Antusiasme masyarakat Luwu Utara terhadap pendidikan tinggi terus meningkat, terutama dengan sistem kuliah yang fleksibel dan dapat diakses dari berbagai wilayah,” ujar Lina saat ditemui di kantor SALUT Luwu Utara, Jalan Andi Djemma No.12, Masamba. Untuk memperluas jangkauan informasi, tim SALUT Luwu Utara aktif melakukan sosialisasi secara langsung ke berbagai daerah. Selain menjalin komunikasi dengan instansi pemerintah daerah dan sejumlah sekolah di Masamba seperti SMAN 1, SMAN 2, SMAN 7, SMAN 8, serta SMKN 1 Masamba, tim juga menyasar wilayah terpencil.Beberapa kecamatan dengan akses transportasi yang cukup menantang seperti Rampi, Rongkong, dan Seko turut menjadi sasaran kegiatan sosialisasi pendidikan tinggi. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui kunjungan ke sekolah dan instansi, tetapi juga dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat, seperti membagikan brosur di warung kopi untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai kalangan. Dari sisi layanan akademik, SALUT Luwu Utara juga terus memperkuat fasilitas pendukung pembelajaran. Mahasiswa dapat memanfaatkan Tempat Ujian Online (TUO), layanan registrasi online yang didampingi petugas, serta tutorial online yang memungkinkan proses belajar berlangsung secara fleksibel dari berbagai lokasi.Kemudahan transaksi juga diberikan kepada mahasiswa melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), yang memungkinkan pembayaran dilakukan melalui mesin EDC maupun sistem pembayaran digital. Perkembangan SALUT Luwu Utara juga tercermin dari keberhasilan para alumninya di dunia kerja. Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Luwu Utara, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 984 alumni berhasil lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Sebagian besar dari mereka menempati formasi tenaga pendidik seperti Guru Sekolah Dasar (SD) dan Guru PAUD, serta sejumlah posisi lain seperti tenaga perpustakaan.Capaian tersebut menunjukkan bahwa lulusan Universitas Terbuka memiliki daya saing yang kuat dalam berbagai seleksi pekerjaan di sektor publik, khususnya di bidang pendidikan. SALUT Luwu Utara juga aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi bagi masyarakat. Melalui akun Instagram dan Facebook, berbagai informasi terkait pendaftaran mahasiswa baru, layanan akademik, hingga kegiatan pembelajaran disampaikan secara rutin. Hingga saat ini akun tersebut telah memiliki sekitar 568 pengikut dengan 365 konten yang telah diunggah sebagai bagian dari upaya menjangkau generasi muda. Sebagai bagian dari persiapan akademik, mahasiswa baru tahun ajaran 2026.1 juga telah mengikuti kegiatan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang dilaksanakan pada 1 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan belajar mandiri yang menjadi ciri khas sistem pembelajaran di Universitas Terbuka. Dengan dukungan layanan digital, fasilitas pembelajaran yang terus berkembang, serta strategi sosialisasi hingga ke wilayah terpencil, SALUT Luwu Utara diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak peningkatan akses pendidikan tinggi yang inklusif di Kabupaten Luwu Utara.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Pascasarjana UT Dibuka, Perkuat Akses Pendidikan Magister Berbasis Pembelajaran Jarak Jauh

Makassar – Universitas Terbuka (UT) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana Program Magister (S2) untuk semester 2026/2027 ganjil. Pendaftaran dibuka mulai 25 Februari hingga 29 April 2026 melalui laman resmi admisi-sia.ut.ac.id. Pembukaan pendaftaran ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi para profesional, aparatur pemerintah, guru, serta masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister tanpa harus meninggalkan pekerjaan.Sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem pembelajaran jarak jauh, Universitas Terbuka memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Sistem ini memungkinkan mahasiswa mengatur waktu belajar secara mandiri dengan dukungan berbagai layanan akademik berbasis digital. Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa program magister UT dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di era transformasi digital dan globalisasi.Menurutnya, Universitas Terbuka terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. “Universitas Terbuka membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan profesional melalui pendidikan magister yang fleksibel dan berkualitas. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang didukung teknologi digital, UT memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan,” ujar Prof. Ali. Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka juga telah memiliki akreditasi A dari BAN-PT serta didukung berbagai standar mutu nasional dan internasional. Hal ini menjadi jaminan bahwa lulusan program magister UT memiliki kompetensi akademik dan profesional yang mampu bersaing di berbagai bidang.Calon mahasiswa yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui https://admisi-sia.ut.ac.id dengan mengikuti tahapan yang telah ditentukan. Dengan dibukanya pendaftaran ini, Universitas Terbuka berharap semakin banyak masyarakat yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang magister serta berkontribusi dalam penguatan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
OSMB & PKBJJ UT Makassar Bekali 1.619 Mahasiswa Baru Hadapi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

Sebanyak 1.619 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Makassar mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (28/2). Pelaksanaan OSMB semester ini dipusatkan di satu lokasi dan diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah Kota Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, dan Takalar. Dari total peserta, sekitar 394 mahasiswa baru hadir secara langsung mengikuti kegiatan di kantor UT Makassar. Kegiatan OSMB dan PKBJJ secara resmi dibuka oleh Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, yang sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada 1.619 mahasiswa baru UT Makassar Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, Prof. Rahman menegaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri berbadan hukum yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden tahun 1984, dengan mandat memberikan akses pendidikan tinggi yang luas bagi seluruh warga negara tanpa dibatasi ruang dan waktu. “Perkuliahan di UT menuntut kemandirian dan disiplin dalam mengatur waktu. Namun mahasiswa tidak sendiri, karena UT senantiasa memberikan pendampingan melalui berbagai layanan akademik, termasuk Sentra Layanan UT (SALUT) yang siap membantu mahasiswa kapan saja,” ujar Prof. Rahman. Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh fasilitas dan kesempatan belajar secara optimal agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., menyampaikan apresiasi serta salam hangat dari Gubernur Sulawesi Selatan kepada seluruh civitas akademika UT Makassar. Menurutnya, kehadiran mahasiswa UT yang mayoritas berasal dari kalangan generasi muda menjadi kekuatan tersendiri bagi perkembangan dunia pendidikan di Makassar. “Saudara-saudara telah memilih perguruan tinggi negeri yang tepat untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya. Ia menekankan keunggulan UT sebagai perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan tidak dibatasi ruang serta waktu, sehingga menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterikatan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. “Dengan dukungan digitalisasi yang kuat, UT memberikan kesempatan belajar yang luas, termasuk bagi aparatur sipil negara dan tenaga pendidik,” tambahnya. Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan belajar di UT secara maksimal. “Lulusan UT memiliki daya saing tinggi karena kualitas dan akreditasinya setara dengan perguruan tinggi negeri lainnya,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa memilih kuliah di UT merupakan langkah awal yang tepat dalam membangun masa depan dan karier. “Menjadi mahasiswa UT adalah pilihan yang tepat. Saya siap mendampingi Saudara hingga meraih kesuksesan,” ujarnya. Prof. Ali mengajak mahasiswa baru untuk mengikuti OSMB dan PKBJJ dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam mengembangkan kemampuan belajar mandiri dan disiplin, yang menjadi karakter utama pembelajaran jarak jauh. Sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia, UT terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berbasis teknologi. “Bangga menjadi bagian dari UT dan siapkan diri sebagai pembelajar aktif serta calon pemimpin masa depan,” pesannya. Sementara itu, Ketua Panitia OSMB dan PKBJJ Wilayah Makassar, Andi Suci Anita, S.P., M.P., yang juga menjabat sebagai Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Makassar, menjelaskan bahwa kegiatan OSMB dirancang untuk membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran di UT. “OSMB dan PKBJJ memberikan bekal pengetahuan tentang sistem akademik, layanan pendukung, serta motivasi agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran jarak jauh,” jelasnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UT, para narasumber, dan seluruh panitia atas dukungan serta kerja keras dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami berharap mahasiswa baru semakin siap, percaya diri, dan bersemangat dalam menempuh perjalanan akademik di UT,” tutupnya. Melalui OSMB dan PKBJJ, UT Makassar menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa baru agar mampu menjalani pendidikan tinggi secara mandiri, disiplin, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa.(*)
OSMB dan PKBJJ UT Makassar Bekali 1.619 Maba Hadapi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

Sebanyak 1.619 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Makassar mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB). Sekaligus Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor UT Makassar, Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (28/2). Pelaksanaan OSMB semester ini dipusatkan di satu lokasi dan diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah Kota Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, dan Takalar. Dari total peserta, sekitar 394 mahasiswa baru hadir secara langsung mengikuti kegiatan di kantor UT Makassar. Kegiatan OSMB dan PKBJJ secara resmi dibuka oleh Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, yang sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada 1.619 mahasiswa baru UT Makassar Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, Prof. Rahman menegaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri berbadan hukum yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden tahun 1984, dengan mandat memberikan akses pendidikan tinggi yang luas bagi seluruh warga negara tanpa dibatasi ruang dan waktu. “Perkuliahan di UT menuntut kemandirian dan disiplin dalam mengatur waktu. Namun mahasiswa tidak sendiri, karena UT senantiasa memberikan pendampingan melalui berbagai layanan akademik, termasuk Sentra Layanan UT (SALUT) yang siap membantu mahasiswa kapan saja,” ujar Prof. Rahman. Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan seluruh fasilitas dan kesempatan belajar secara optimal agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Dr. dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., menyampaikan apresiasi serta salam hangat dari Gubernur Sulawesi Selatan kepada seluruh civitas akademika UT Makassar. Menurutnya, kehadiran mahasiswa UT yang mayoritas berasal dari kalangan generasi muda menjadi kekuatan tersendiri bagi perkembangan dunia pendidikan di Makassar. “Saudara-saudara telah memilih perguruan tinggi negeri yang tepat untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya. Ia menekankan keunggulan UT sebagai perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan tidak dibatasi ruang serta waktu, sehingga menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterikatan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. “Dengan dukungan digitalisasi yang kuat, UT memberikan kesempatan belajar yang luas, termasuk bagi aparatur sipil negara dan tenaga pendidik,” tambahnya. Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan belajar di UT secara maksimal. “Lulusan UT memiliki daya saing tinggi karena kualitas dan akreditasinya setara dengan perguruan tinggi negeri lainnya,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., yang menyampaikan sambutan secara daring, menegaskan bahwa memilih kuliah di UT merupakan langkah awal yang tepat dalam membangun masa depan dan karier. “Menjadi mahasiswa UT adalah pilihan yang tepat. Saya siap mendampingi Saudara hingga meraih kesuksesan,” ujarnya. Prof. Ali mengajak mahasiswa baru untuk mengikuti OSMB dan PKBJJ dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam mengembangkan kemampuan belajar mandiri dan disiplin, yang menjadi karakter utama pembelajaran jarak jauh. Sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia, UT terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berbasis teknologi. “Bangga menjadi bagian dari UT dan siapkan diri sebagai pembelajar aktif serta calon pemimpin masa depan,” pesannya. Sementara itu, Ketua Panitia OSMB dan PKBJJ Wilayah Makassar, Andi Suci Anita, S.P., M.P., yang juga menjabat sebagai Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Makassar, menjelaskan bahwa kegiatan OSMB dirancang untuk membantu mahasiswa baru memahami sistem pembelajaran di UT.